Breaking News:

Prakiraan Cuaca

Cuaca Hari Ini, 15 Oktober 2021, BMKG: 23 Wilayah Termasuk Kaltara Berpotensi Hujan Disertai Angin

Prakiraan cuaca Jumat, 15 Oktober 2021, BMKG memprediksi 23 wilayah di Indonesial, termasuk Kaltara berpotensi hujan disertai angin dan petir.

Editor: Sumarsono
Kolase TribunKaltara.com / Twitter @infoBMKG
Peringatan cuaca ekstrem, hujan disertai angin akan terjadi di 23 wilayah, termasuk Kalimantan Utara . (Kolase TribunKaltara.com / Twitter @infoBMKG) 

TRIBUNKALTARA.COM – Prakiraan cuaca Jumat, 15 Oktober 2021, BMKG memprediksi 23 wilayah di Indonesial, termasuk Kaltara berpotensi hujan disertai angin dan petir.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia hari ini akan mengalami cuaca ekstrem.

Melalui laman resminya, BMKG memprediksi ada 23 wilayah berpotensi hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Terdapat beberapa daerah yang mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.

Baca juga: Info BMKG Minggu 8 Agustus 2021, Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi pada 27 Wilayah di Indonesia

Hari ini akan terjadi sirkulasi siklonik terpantau di sebelah barat Sumatera Barat.

Sirkulasi siklonik membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi) yang memanjang di perairan barat Bengkulu hingga perairan barat Sumatera Barat.

Selain itu sirkulasi siklonik lainnya juga terpantau di bagian wilayah sekitar Australia.

Daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Bengkulu, dari Kalimantan Tengah bagian selatan hingga Kalimantan Barat.

Konvergensi juga terpantau memanjang di Sulawesi Tenggara bagian selatan hingga Sulawesi Selatan bagian selatan, di Laut Banda dan di Papua bagian tengah.

Termasuk Kalimantan Utara, ini daftar wilayah yang diprediksi BMKG berpotensi mengalami cuaca ekstrem Senin (12/4/2021).
Termasuk Kalimantan Utara, ini daftar wilayah yang diprediksi BMKG berpotensi mengalami cuaca ekstrem Senin (12/4/2021). (climatechange-theneweconomy.com via Tribunnews)

Kondisi ini menyebabkan adanya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved