Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

Kabupaten Tana Tidung Miliki Sumber Daya Alam Bagus, Bupati Ibrahim Ajak Masyarakat Berpikir Kreatif

Miliki sumber daya alam yang bagus, Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali mengajak masyarakat Tana Tidung untuk berpikir kreatif.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali usai tinjau vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Kecamatan Sesayap Hilir, Senin (20/9/2021) lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali mengajak masyarakat Tana Tidung untuk berpikir kreatif.

Dia mengatakan, sumber daya alam di Tana Tidung sangat baik. Salah satunya disektor mimyak dan gas.

Bahkan, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) juga pernah menyampaikan, pendapatan Provinsi Kaltara dari sektor Migas bisa menghasilkan 400 miliar.

Baca juga: Produksi Rumput Laut di Nunukan Capai 3.500 Ton Perbulan, Wabup Hanafiah: Potensi Migas Tergeser

"Penghasil yang paling besar adalah di KTT. Tapi selama ini yang kita lakukan, hanya diam.

Padahal sumber daya alam kita sangat bagus. Ini yang saya minta, kita harus berpikir lebih kreatif lagi," ujarnya, Jumat (15/10/2021) kemarin.

Baca juga: Soal Perubahan Perda tentang PT Migas Kaltara Jaya, Norhayati Andris Minta Perusda Segera Bekerja

Lebih lanjut dia sampaikan, Tana Tidung pun belum dikenal oleh masyarakat luas.

Dia menceritakan soal kedatangan Menteri dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), mendadak berkunjung ke Tana Tidung, yang sebenarnya tidak ada dalam jadwal kunjungan kerja selama di Kaltara.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, saat rapat virtual terkait pembebasan lahan pusat pemerintahan Tana Tidung di ruang rapatnya, Senin (6/9/2021) kemarin. (HO/Kominfo KTT)
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, saat rapat virtual terkait pembebasan lahan pusat pemerintahan Tana Tidung di ruang rapatnya, Senin (6/9/2021) kemarin. (HO/Kominfo KTT) (HO/Kominfo KTT)

Diketahui, jadwal Menteri dan Wakil Menteri LHK ke Kaltara untuk meninjau tempat pembibitan dan penanaman mangrove.

"Jadwal Ibu Menteri itu harusnya bukan ke KTT, tapi ke Nunukan. Bisa jadi, karena Nunukan dikenal karena daerah yang berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia," katanya.

Baca juga: SAH! Pemprov dan DPRD Setujui Perubahan Perda PT Migas Kaltara Jaya, Berikut Pandangan Dirut MKJ

"Bulungan dikenal karena Ibu Kota Provinsi Kaltara, Tarakan dikenal karena kota transit, dan Malinau dikenal karena kekayaan alam dan hutan, KTT apa yang dikenal? Tidak ada," sambungnya.

Lebih lanjut dia menceritakan, seusai kunjungan Kementerian LHK di Nunukan, Menteri LHK menanyakan letak penanaman mangrove yanf sekitar 2000 Ha.

"Oh ternyata letaknya di KTT. Makanya, Ibu Menteri dan Pak Wakil Menteri mendadak minta langsung kunjungan ke KTT.

Baca juga: PT Migas Kaltara Jaya Terus Berlari ‘Kejar’ Participating Interest 10 Persen untuk Kalimantan Utara

Ini juga yang saya minta, kita itu harus berpikir kreatif. Sehingga kita bisa dikenal," lanjutnya.

(*)

Penulis: Risnawati

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved