Breaking News:

Berita Tana Tidung

Soal Tapal Batas Malinau-KTT, Bupati Ibrahim Ali:Kami Tidak Terima Sejengkalpun Wilayah Kami Diambil

Bupati brahim Ali membeberkan masalah tapal batas antara Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung (KTT), yang hingga saat ini masih berlanjut.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, saat berada di Gedung DPRD Tana Tidung beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali membeberkan masalah tapal batas antara Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung (KTT), yang hingga saat ini masih berlanjut.

Dia menyampaikan, Tana Tidung memiliki 32 desa dan 5 kecamatan. Salah satu kecamatan yang berbatasan langsung dengan Malinau adalah Kecamatan Muruk Rian.

"Dan desa yang terakhir adalah Desa Belayan Ari dan Seputuk.

Baca juga: Jadi Danton Tapal Batas RI, Letda ARM Adhityas akan Bertugas 9 Bulan di Malinau, Begini Kesiapannya

Nah Desa Seputuk ini yang bermasalah tapal batasnya dengan Malinau," ujarnya

Lebih lanjut dia sampaikan, sudah disepakati sebenarnya, tapal batas wilayah yang sudah ditetapkan itu masuk wilayah Desa Seputuk.

Baca juga: Lantamal XIII Tarakan Gelar Upacara HUT Ke-76 RI di Karang Unarang Titik Dasar Tapal Batas Indonesia

"Saat periode dulu, itu sudah ditandatangani pak Marthin Billa dan Ketua DPRD Malinau saat itu," ucapnya.

"Tapi pada saat kepemimpinan Pak Yansen Tipa Padan (masih Bupati Malinau saat itu) tapal batas itu maju. Jadi wilayah kami itu diambil, ditarik sekitar 3 KM," sambungnya.

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali saat menerima piagam opini WTP dari Kemenkeu RI di Gedung Gadis Tanjung Selor, Senin (11/10/2021). (TRIBUNKALTARA.COM / RAHINO PS)
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali saat menerima piagam opini WTP dari Kemenkeu RI di Gedung Gadis Tanjung Selor, Senin (11/10/2021). (TRIBUNKALTARA.COM / RAHINO PS) (TRIBUNKALTARA.COM / RAHINO PS)

Meski begitu dia sampaikan, kesepakatan dari tokoh masyarakat dan lain sebagainya, menyarankan untuk tetap masuk di wilayah Desa Seputuk Kabupaten Tana Tidung.

Dia tegaskan, Pemerintah Tana Tidung tidak terima sejengkalpun wilayahnya diambil.

Baca juga: Tak Temukan Kesepakatan, Persoalan Tapal Batas Daerah Wlayah IKN Diserahkan Kemendagri

"Sekarang masih berproses di Dirjen Administrasi dan Kewilayahan. Kalaupun nanti dari Provinsi (Kaltara) atau Kementerian itu memberikan tanpa melakukan kajian, akan kami tuntut lewat jalur hukum," tegasnya.

(*)

Penulis: Risnawati

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved