Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Tren Kasus Aktif Melandai, Hasil Tes Covid-19 Masih Diwajibkan Bagi Pelaku Perjalanan di Malinau

Tren kasus virus corona aktif melandai, hasil tes Covid-19 masih diwajibkan bagi pelaku perjalanan di Malinau.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltara.com/Mohammad Supri
Ilustrasi - Pemberlakuan syarat pelaku perjalanan moda transportasi air masih diberlakukan di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TribunKaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Tren kasus virus corona aktif melandai, hasil tes Covid-19 masih diwajibkan bagi pelaku perjalanan di Malinau.

Persyaratan hasil pemeriksaan Covid-19 masih berlaku bagi pelaku perjalanan keluar dan masuk ke Kabupaten Malinau.

Dari 5 kabupaten/kota di Kalimantan Utara, hanya Kabupaten Malinau yang masih memberlakukan syarat wajib negatif hasil pemeriksaan Covid-19.

Baca juga: Terhitung 4 Bulan PPKM Level 3 Diperpanjang, Kadinkes Malinau dr John Felix R Jelaskan Penyebabnya

Kendati kasus aktif Covid-19 menurun signifikan, dan tak ada lagi pasien yang dirawat di fasilitas karantina dan ruang isolasi, pengetatan tersebut tidak berubah.

Dikonfirmasi mengenai kelonggaran syarat pelaku perjalanan, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau, Wempi W Mawa menyampaikan syarat tersebut dinyatakan masih berlaku.

"Syarat sampai saat ini masih berlaku sama. Karena kita menjaga semua baik-baik, mengantisipasi kemungkinan penambahan. Laporan terbaru masih ada 7 kasus aktif di Malinau saat ini," ujarnya, Selasa (19/10/2021).

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau, saat ini terdapat 7 kasus aktif yang tengah menjalani isolasi mandiri di Malinau.

Sedangkan, jumlah pasien yang dirawat berkurang drastis. Sejak dua hari lalu, tak ada lagi pasien yang dirawat di fasilitas karantina dan ruang isolasi RSUD Malinau.

"Memang dari perkembangan kasus, saat ini melandai. Tidak ada lagi pasien covid-19 dirawat. Tapi pengetatan tetap harus kita lakukan. Ini upaya bersama menjaga Malinau tetap aman dan kondusif," katanya.

Baca juga: PPKM Level 3 Kembali Diperpanjang, Fasilitas Karantina di RSUD Malinau Nihil Pasien Covid-19

Tak hanya di wilayah perkotaan, pengetatan juga diberlakukan di wilayah pedalaman dan perbatasan RI-Malaysia di Malinau.

Di sebagian wilayah tersebut, pemerintah kecamatan dan desa memberlakukan masa isolasi selama 5 hari bagi pelaku perjalanan yang barubtiba di wilayah tersebut.

"Di wilayah Bahau dan Pujungan contohnya. Warga yang baru tiba dari perjalanan luar daerah wajib isolasi selama 5 hari. Intinya pengetatan masih sama," ungkapnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved