Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Sekolah di Tarakan Akui Masih Ada Orangtua Siswa tak Setujui Anaknya Disuntik Vaksin Covid-19

Sekolah di Tarakan akui masih ada orangtua siswa tak setujui anaknya disuntik Vaksin Covid-19.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aktivitas vaksinasi di SMAN 2 Tarakan pekan lalu. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Sekolah di Tarakan akui masih ada orangtua siswa tak setujui anaknya disuntik Vaksin Covid-19.

Pelaksanaan vaksinasi massal masih terus dikebut Dinkes Kota Tarakan. Belum lama ini SMAN 2 Tarakan juga sudah menggelar vaksinasi.

Baca juga: Lahan Persawahan di Tarakan Terbatas, Distan Beber Bisa 2 Kali Tanam dan Pernah Panen Tembus 6,8 Ton

Dikatakan Kepala Sekolah Menegah Atas Negeri 2 Tarakan, Erni Nurjanah, total 1.044 siswa yang ditarget untuk dilakukan vaksinasi.

Namun setelah dilakukan pendataan, dari total tersebut, sebagian ada yang sudah melaksanakan vaksinasi di Kodim 0907 Tarakan, di RSUD Tarakan.

“Mereka vaksin di luar karena orangtuanya yang bawa. Data kami ada 130 siswa yang vaksin di luar sekolah,” ujarnya.

Sehingga tercatat di SMAN 2 Tarakan total 877 siswa yang ditarget melaksanakan vaksinasi. Tercatat pula, 37 orangtua siswa yang tak menyetujui anaknya divaksin.

“Ada orangtua siswa tak setuju tidak masalah. Jadi kita meminta persetujuan mereka pakai meterai,” ujarnya.

Alasan menolak untuk melaksanakan vaksinasi karena para orangtua memang belum ingin sang anak divaksin dan ada juga siswa yang masih takut dan belum siap divaksin.

“Ada juga baru selesai Covid-19, ada yang punya penyakit seperti asma. Daripada risiko. Padahal kami aanjurkan konsultasi kan ada petugas medis juga apakah boleh vaksin,” jelasnya.

Baca juga: Gubernur Zainal Paliwang Terima Perwakilan PBFI Tarakan, Gelar Turnamen Se-Kalimantan di Kaltara

Ia melanjutkan, semua dikembalikan kepada keinginan orangtua siswa. Vaksinasi pelajar ini juga bukan menjadi syarat untuk melaksanakan PTM.

“Tapi kalau bisa vaksin ya sebaiknya vaksin,” pungkasnya. (*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved