Berita Tarakan Terkini

Tak Ada Ongkos Pulang ke Makassar, Atlet Balap Motor Nekat Curi Handphone Milik Rekannya

AA (20), pelaku pencurian handphone harus merasakan dinginnya jeruji penjara lantaran aksinya yang nekat mencuri handphone dan jaket milik rekannya.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
AA mengenakan baju biru merah bertuliskan Honda, didampingi petugas Polsek Tarakan Barat dan juga Kapolsek Tarakan Barat, IPTU Angestri Budi Reswanto serta Kasat Reskrim Polsek Tarakan Barat, AIPTU Sudiyono. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – AA (20), pelaku pencurian handphone harus merasakan dinginnya jeruji penjara lantaran aksinya yang nekat mencuri handphone dan jaket milik rekannya, OW.

AA terpaksa berurusan dengan kepolisian usai dilaporkan OW pada Senin (25/10/2021) lalu. Kronologisnya sendiri dibeberkan Kapolsek Tarakan Barat, Iptu Angestri Budi Reswanto saat merilis tigas tersangka kasus pencurian pada Selasa (2/11/2021) lalu.

Kata Iptu Angestri, kejadian pencurian terjadi pada Minggu (24/10/2021) lalu. AA yang merupakan terlapor kenal dengan korban OW. AA saat itu bertandang ke rumah OW di Jalan Bhayangkara RT 45 Kelurahan Karang Anyar.

Baca juga: Ungkap Kasus Pencurian di Long Loreh, Tiga Personel Sat Reskrim Polres Malinau Terima Penghargaan

“Modus operandinya, AA datang ke rumah OW meminjam handphone. Oleh OW memberikan handphone tersebut dan beberapa saat kemudian AA tidak ada di rumahnya,” ujar Iptu  Angestri.

OW pun segera mencari AA dan tidak ditemukan. Dan ternyata selain handphone jenis Samsung A50 milik OW, juga jaketnya ikut raib dibawa AA.

Baca juga: Pelaku Pencurian Melawan Saat Akan Ditahan, 2 Anggota Polres Malinau Terluka Diserang Senjata Tajam

“Korban bingung karena handphone itu digunakan untuk kerja. Korban koordinasi dengan Ketua RT bersama warga mencari keberadaan pelaku AA ini. Ternyata si AA sudah berada di pelabuhan dan akan pulang ke Makassar,” lanjutnya.

Akhirnya pada malam harinya masih di tanggal yang sama, sekitar pukul 00.00 dinihari, korban dibantu warga dan Ketua RT mengadang pelaku yang berhasil ditemukan.

AA mengenakan baju biru merah bertuliskan Honda, didampingi petugas Polsek Tarakan Barat dan juga Kapolsek Tarakan Barat, IPTU Angestri Budi Reswanto serta Kasat Reskrim Polsek Tarakan Barat, AIPTU Sudiyono
AA mengenakan baju biru merah bertuliskan Honda, didampingi petugas Polsek Tarakan Barat dan juga Kapolsek Tarakan Barat, IPTU Angestri Budi Reswanto serta Kasat Reskrim Polsek Tarakan Barat, AIPTU Sudiyono (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Pelaku ditemukan memiliki tiket penumpang dan hasil  tes swab antigen dan uang senilai Rp 45 ribu. Pelaku langsung diamankan dibawa ke Polsek Tarakan Barat,

“Kami melakukan pendalaman, penyelidikan dan berhasil mengungkap kasus pencurian ini. Barang buktinya kami sita semua,” jelasnya.

Pelaku dikenakan pasal 372 atau pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun dan 5 tahun penjara. “Perkara ditangani Polsek Tarakan Barat dan dilangkahkan untuk tahap pertama,” jelassnya.

Baca juga: Pelaku Pencurian Melawan Saat Akan Ditahan, 2 Anggota Polres Malinau Terluka Diserang Senjata Tajam

Adapun lanjut IPTU Angestri, handphone yang dicuri sudah tidak ada alias dijual pelaku senilai Rp 800 ribu. Dan uang itu digunakan untuk kebutuhannya dan membeli tiket kapal Pelni.

“HP itu kalau dinilai harganya Rp 2,7 juta. Saat ini handphone juga sudah diamankan termasuk pembelinya dijadikan saksi,” jelasnya.

Adapun tujuan AA atau si pelaku ke Makassar karena selama ini berdomisili ke Makassar. Dan ke Tarakan dalam rangka jalan-jalan mengunjungi keluarganya.

Pelaku diamankan di Pelabuhan Malundung di atas KM Lambelu dan kapal tersebut belum berangkat.
Fakta dibeberkan Kapolsek Tarakan Barat, AA memiliki keahlian atau seorang mekanik. AA juga termasuk salah seorang atlit balap resmi turnamen dan juga sering mengikuti balap liar.

Baca juga: Pencurian Sarang Burung Walet Meningkat, Bupati Ibrahim Ali Sebut Tana Tidung Butuh Polres

“Atlit balap di Parepare. Kehabisan ongkos untuk pulang kampung. Kalau dia bukan residivis dan ini kasus pertama dia,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved