Breaking News:

Opini

Kepala Otorita dan Nama Ideal untuk Ibu Kota Negara Baru di Kalimantan Timur

IBU Kota Negara (IKN) baru yang berlokasi di Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara dalam draft RUU IKN akan dipimpin oleh seorang Kepala Otorita

Editor: Sumarsono
HO
Rektor Universitas Balikpapan Dr Isradi Zaienal 

Meski demikian, kita tetap harus berprasangka baik terhadap pemerintah yang menjadi penanggung jawab sukses tidaknya penataan dan pembangunan IKN baru.

Perlu menjadi catatan pemerintah bahwa penunjukan kepala IKN yang penuh kontroversi akan merugikan dan menghambat langkan pemindahan dan pembangunan IKN baru.

Pada dasarnya pemindahan dan pengangkatan Kepala Otorita, sehebat apapun mereka, tak akan mampu sukses mengemban amanah secara optimal jika tidak dilengkapi dengan aturan, regulasi dan SOP yang jelas.

Baca juga: Rektor Uniba Diskusi dengan Menteri PUPR & Waketum PII, Isradi Tawarkan Konsep Blue City di IKN Baru

Hal lain yang perlu diperhatikan untuk Kepala/Wakil Kepala Otorita adalah bahwa mereka tetap harus mendapatkan pengawasan dan bukan merupakan bagian dari cukong atau antek unuk kepentingan Asing.

Ada baiknya juga  Presiden melibatkan perguruan tinggi dan asosiasi yang intens mengawal IKN  untuk memberi masukan termasuk terkait calon Kepala Otorita dan nama yang akan diberikan kepada IKN.

Ada satu hal yang menarik terkait nama IKN yang disuarakan oleh Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) yang disampaikan dalam Kongres III Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) di Universitas Khairun (Unkhair) pada 7 November 2021.

Nama yang diusulkan oleh FDTI dalam kongres yang berlangsung di Ternate adalah 'PAKUNEGARA' yang merupakan singkatan dari 'Penajam Paser Utara (Pa) dan Kutai Kertanegara (Kunegara)'.

Perlu dicatat bawa anggota FDTI yang mendukung adalah mereka para pengurus dan anggota FDTI yang tidak saja terdiri dari Dekan FT.

Ada sejumlah mantan Dekan yang saat ini menjabat sebagai Dirjen, Rektor dan Wakil Rektor dari seluruh Indonesia.

Selain FDTI, Uniba dan PII Kaltim dalam beberapa kesempatan mengusulkan nama 'SEPAKUNAGARA' yang merupakan singakatan dari 'sebagian Penajam Paser Utara dan Kutai Kaertanegara'.

Nama ini sekaligus juga menyimbolkan 'Sepaku' sebagai kawasan inti dan 'Kunegara' yang menyimbolkan sebagian wilayah Kutai Kartanegara yang juga menjadi kawasan IKN. (*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved