Berita Daerah Terkini

Lagi! Warga Temukan Ikan Pesut Mati di Perairan Sungai Mahakam Kukar, Usia Diperkirakan 30 Tahun

Lagi! Warga Temukan Ikan Pesut Mati di Perairan Sungai Mahakam Kukar, Usia Diperkirakan 30 Tahun. Sepanjang 2021, sudah 8 ikan pesut ditemukan mati.

HO/Warga
Tangkapan layar warga evakuasi pesut mati di perairan Sungai Mahakam, Kutai Kartanegara. (HO/Warga) 

TRIBUNKALTARA.COM, TENGGARONG - Lagi! Warga Temukan Ikan Pesut Mati di Perairan Sungai Mahakam, tepatnya di Desa Kuyung, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar).

Ikan Pesut yang ditemukan mati tersebut, diperkirakan berumur 30 Tahun, karena terlihat dari struktur gigi yang sudah tidak ada..

Sepanjang 2021, sudah 8 Ikan Pesut ditemukan mati di perairan Sungai Mahakam.

Diperkirakan, dalam 2 pekan kedapan hasil uji laboratorium penyebab kematian Ikan Pesut akan keluar.

Baca juga: Selamat! Caesar Hito dan Felicya Angelista Dikaruniai Anak Pertama, Intip Arti Nama Buah Hatinya

Seekor ikan pesut kembali ditemukan mati diperairan Sungai Mahakam, tepatnya di Desa Kuyung, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Pasut tersebut ditemukan pada Senin pagi, (8/11/2021) oleh warga dan langsung dievakuasi.

Saat dikonfirmasi, Peneliti Pesut Mahakam dan Scientific Program Advisor di Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI), Danielle Kreb mengatakan, untuk saat ini kepastian penyebab kematian pesut tersebut masih diperiksa di laboratorium.

Sehingga dirinya masih menunggu untuk mengetahui hasilnya.

"Hasilnya keluar bisa sekitar dua mingguan," ujarnya.

Baca juga: Atap Rumah Terbakar, 5 Menit Petugas Damkar Jinakkan Api, Diimbau Jangan Gunakan Listrik Berlebihan

Namun, dirinya memastikan kondisi pesut tidak dalam keadaan hamil.

Ia juga mengatakan bahwa kematian pesut tersebut masih baru, karena kondisinya masih segar dan baik.

"baru mati pas ditemukan kemarin, kami curiganya pas saat itu juga matinya, karena kulitnya belum terkelupas," katanya.

Lanjut dia, untuk ukuran pesut sepanjang 2,2 meter dan diperkirakan usianya diatas 30 tahun, karena kondisi giginya sudah hampir habis dan hanya tinggal gusi kerasnya saja.

"Tapi ini sedang kita lakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Kalau manusia kan autopsi, kalau hewan nekropsi," jelasnya.

Baca juga: Wagub Kaltara Yansen Sebut Inflasi Akhir Tahun, Bupati Nunukan: Hanya Prediksi, Kita Antisipasi Saja

Ia menambahkan, saat ini pesut yang mati tersebut sudah dikubur di Desa Sangkuliman Kecamatan Kota Bangun. Dirinya juga menegaskan, tahun 2021 ini sudah sekitar delapan pesut yang mati.

"Tiga bayi, lima dewasa," pungkasnya. (*)

Penulis : Aris Joni

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved