Tri Tunggal Nizam-Ngakan-Isradi Sukses Pimpin FDTI, Majukan Pendidikan Tinggi dan Peduli Bencana

Tri Tunggal pimpinan Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), yakni Ketua Umum FDTI Prof Nizam, Waketum Prof Ngakan dan Sekjen Dr Isradi Zainal sukses.

Editor: Sumarsono
IST
Tri Tunggal pimpinan Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), yakni Ketua Umum FDTI Prof Nizam, Waketum Prof Ngakan dan Sekjen Dr Isradi Zainal sukses membawa FDTI ke posisi terhormat dengan pencapaian optimal. 

TRINUNKALTARA.COM, TERNATE -  Tri Tunggal pimpinan Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), yakni Ketua Umum FDTI Prof Nizam, Waketum Prof Ngakan dan Sekjen Dr Isradi Zainal sukses membawa FDTI ke posisi terhormat dengan pencapaian optimal.

Kesuksesan itu tidak lepas dari dukungan sejumlah pengurus inti lannya, di antaranya Wasekjen Dr Zakir Sabara (Dekan FTI UMI), Bendahara Prof. Seri Maulina (Dekan FT Universitas Andalas), Wakil Bendahara  Dr. Eng. Andi Rusdin (Dekan FT Untad), Ketua Wilayah Timur Prof Arsyad (Dekan FT Unhas), Ketua Wilayah Barat Prof Ari (Dekan FT Universitas Riau), dan Ketua Wilayah Tengah Dr. Hendri Budi (Dekan FT. Universitas Indonesia) dan pengurus lainnya.

Sebagai informasi Prof. Nizam adalah Dekan FT UGM yang kemudian menjabat Dirjen Dikti, Prof Ngakan Dekan FT Udayana saat ini menjabat Wakil Rektor Kemahasiswaan.

Tri Tunggal pimpinan Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), yakni Ketua Umum FDTI Prof Nizam, Waketum Prof Ngakan dan Sekjen Dr Isradi Zainal sukses membawa FDTI ke posisi terhormat dengan pencapaian optimal.
Tri Tunggal pimpinan Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), yakni Ketua Umum FDTI Prof Nizam, Waketum Prof Ngakan dan Sekjen Dr Isradi Zainal sukses membawa FDTI ke posisi terhormat dengan pencapaian optimal. (IST)

Sedangkan, Isradi Zainal adalah Dekan FTI Uniba yang selama menjabat sebagai Sekjen FDTI sempat menjabat Dekan Fakultas Vokasi dan saat ini menjadi Rektor Universitas Balikpapan (Uniba).

Sejak dilantik sebagai pengurus inti pada 31 Agustus 2019 di Universitas Gajah Mada (UGM) oleh Sekretaris Kemdikbud RI Prof Ainun, tanpa henti melakukan kegiatan dan terobosan, meskipun selama kepemimpinannya berada di masa pandemi.

Dalam laporannya Ketum FDTI Prof Nizam menyampaikan sejak terpilih memimpin FDTI pihakya dibantu sekjen dan pengurus inti berusaha semaksimal mungkin melakukan yang terbaik bagi Pendidikan Tinggi Teknik, Keinsinyuran dan segala hal untuk kemajuan bangsa dan negara.

Sekjen FDTI yang juga Sekjen Forum Rektor PII Isradi Zainal didampingi Wakil Bendahara melaporkan penggunaan dana dan keuangan FDTI.

Dalam laporannya, disampaikan  bahwa sejak dilantik Pengurus FDTI tanpa henti melakukan kegiatan dengan tujuan FDTI bisa  bermanfaat bagi anggota, masyarakat, bangsa dan Negara.

Jajaran pimpinan Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), Ketua Umum FDTI Prof Nizam, Waketum Prof Ngakan dan Sekjen Dr Isradi Zainal menghadiri Raker FDTI se Indonesia di Ternate.
Jajaran pimpinan Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), Ketua Umum FDTI Prof Nizam, Waketum Prof Ngakan dan Sekjen Dr Isradi Zainal menghadiri Raker FDTI se Indonesia di Ternate. (HO)

Fokus kegiatan FDTI menekankan pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi, memajukan keinsinyuran  dan berupaya berkontribusi bagi kemajuan bangsa, masyarakat, termasuk bantuan bencana dan manajemen penanggulangan Covid-19.

Hal lain yang dilakukan FDTI adalah menjadi fasilitator bagi FT se Indonesia bersinergi antarPerguruan Tinggi, termasuk bekerjasama dengan industri, perusahaan dan pemerintah.

FDTI selama kepengurusan trio Nizam-Ngakan-Isradi telah menjadikan FDTI sebagai akselerator bagi Lamtek dan bersinergi dengan PII memajukan keinsinyuran yang bermartabat.

Terobosan lain yang dilakukan adalah menjadi inisitor pameran virtual pertama di Indonesia yang menampilkan inovasi karya teknologi termasuk karya pendidikan teknik dalam upaya mengatasi Covid-19.

Pameran dihadiri Mendikbud Nadiem Makarim dan Menristek Bambang Brojonegoro.

Menurut Isradi, kegiatan yang tak kalah pentingnya adalah sinergi antara FDTI dengan Ditjen Dikti menghadirkan sejumlah Menteri (8 Kementerian) dan Pakar/Praktisi menghasilkan pokok pikiran dan solusi dalam berbagsa dan bernegara.

Khususnya terkait dengan kontribusi lembaga pendidikan tinggi, kampus dan asosiasi profesi untuk bermanfaat bagi sesama.

Di saat ada bencana FDTI dan Ditjen Dikti, termasuk PII dan FT setempat selalu bergandengan tangan dalam membantu daerah yang terkena bencana diantaranya bantuan dana tunai Rp 50 juta.

Selain itu membantu pasokan Listrik Tenaga Surya dan Antene Penguat Signal di Lokasi Pengungsi Bencana Kabupaten Majene termasuk trauma healing, dan bantuan ke daerah lain seperti Hantakan Kalimantan Selatan dengan sinerji antara Uniba, LLDIKTI, Ditjen Dikti dan FDTI. (*)

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved