Berita Tarakan Terkini

Minimalisir Pengendalian Narkotika, Lapas Kelas II A Tarakan Siapkan Layanan Komunikasi Bagi Napi

Upaya meminimalisir pengendalian narkotika oleh pelaku yang berasal dari napi dalam Lapas Kelas II A Tarakan, direncanakan akan membuat layanan Wartel

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Lapas Kelas IIA Tarakan bakal membuat layanan komunikasi bagi penghuni lapas. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Upaya meminimalisir pengendalian narkotika oleh pelaku yang berasal dari napi dalam Lapas Kelas II A Tarakan, direncanakan akan membuat layanan Wartel Kamar Bicara Umum.

Wartel ini akan digunakan napi untuk berkomunikasi dengan keluarga. Wartel ini dibuat sebagai upaya memutus mata rantai pengendalian sabu-sabu oleh napi dari dalam Lapas.

“Kita dulu ada istilahnya wartel. Kalau sudah siap bisa digunakan, otomatis kita akan gencar razia handphone. Karena kalau wartel belum tercukupi mereka beralasan ingin komunikasi dengan keluarga apalagi tidak ada layanan jam besuk saat ini,” ujarnya.

Baca juga: Plh Kalapas Kelas IIA Tarakan Didik Heru Sukoco Sebut Realisasi Vaksinasi Covid-19 Tembus 921 Dosis

Setiap kali razia terkadang alat kabel cas yang ditemukan. Sebagai langkah meminimalisir maka temuan kabel cas yang ditemukan petugas saat razia dipotong agar tidak bisa mengakses lagi.

“Wartel ini diharapkan memutus komunikasi mereka. Karena wartel ini direkam dan kita proses ke sana menggunakan indihome bekerja sama dengan Telkomsel. Mereka diawasi pembicaraannya karena terekam otomatis,” jelasnya.

Baca juga: Menuju Bersih Narkoba, 74 Petugas Lapas Kelas II A Tarakan Jalani Tes Urine Dadakan

Saat ini juga meja dan kursi sudah disiapkan untuk pembuatan wartel tersebut. Total rencana akan dibuat khusus blok perempuan ada tiga unit.

“Kalau kurang kita nanti tambah. Nanti yang khusus tempat sidang, menuju Lapas sebelah kanan. Jadi WiFi ditempatkan titik khusus,” jelasnya.

Lapas Kelas IIA Tarakan bakan membuat layanan komunikasi bagi penghuni lapas.
Lapas Kelas IIA Tarakan bakan membuat layanan komunikasi bagi penghuni lapas. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Perkiraan lanjut Didik, secepatnya sebelum akhir tahun sudah bisa difungsikan. “Kita usahakan secepatnya,” tegasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved