Berita Nunukan Terkini
Prajurit Yonmarhanlan XIII dan Masyarakat Napak Tilas, Jalan Kaki 20 KM di Perbatasan RI-Malaysia
Prajurit Yonmarhanlan XIII Tarakan dan masyarakat laksanakan kegiatan napak tilas berjalan kaki sejauh 20 KM di Desa Sekaduyan Taka, Sei Menggaris.
Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Dalam rangka HUT ke-76 Korps Marinir, Prajurit Yonmarhanlan XIII Tarakan bersama masyarakat melaksanakan kegiatan napak tilas dengan berjalan kaki sejauh 20 KM di Desa Sekaduyan Taka, Sei Menggaris, Sabtu (13/11/2021).
Kegiatan napak tilas yang dipimpin langsung oleh Danlantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama TNI Edi Krisna Murti dimulai dengan menyusuri perbatasan melalui jalur laut dari dermaga Lanal Nunukan.
Untuk mengingat kembali perjuangan Prajurit KKO TNI AL, mereka menggunakan tiga perahu karet Marinir, dua Patkamla Satrol Lantamal XIII, satu Sea Rider Lantamal XIII dan satu speed Posal Sebaung.
Baca juga: Rutin Gelar Patroli, Danlantamal XIII Tarakan Laksma Edi Krisna M Pastikan Perairan Perbatasan Aman
Begitu tiba di Pelabuhan Sei Ular, selanjutnya Edi Krisna Murti membuka secara resmi kegiatan napak tilas.
Napak tilas bersama TNI dan Polri dan masyarakat itu menempuh jarak sekitar 20 KM dengan berjalan kaki, melewati tiga desa yakni Sei Ular, Sei Kapal, dan Kampung Kanduangan.
Baca juga: Kunjungi Nunukan, Komandan Lantamal XIII Tarakan Lakukan Monitoring Vaksinasi Covid-19 Massal 48 PMI
"Napak tilas ini dalam rangka mengingat perjuangan Dwikora. Perjuangan di Sei Menggaris ada yang cukup unik, karena banyak korban di sini dan di Kalabakan saat mempertahankan kedaulatan NKRI," kata Edi Krisna Murti kepada TribunKaltara.com, Minggu (14/11/2021), pagi.
Lanjut Edi,"Jadi tujuan kegiatan ini untuk mengingat kembali bagaimana prajurit dulu berjuang. Bagaimana susah payah mereka datang ke perbatasan ini. Makanya tadi kita melintas pakai perahu karet dan speedboat," tambahnya.
Menurut Edi, napak tilas tersebut merupakan rangkaian HUT ke-76 Marinir. Puncaknya akan dihelat pada esok Senin (15/11) di Kecamatan Sebatik.
"Kalau ini hanya rangkaian HUT yang melibatkan seluruh komponen baik TNI dan Polri, masyarakat dan pelajar. Bahkan ada tiga anak kecil tadi yang ikut berjalan kaki. Saya turut bangga dengan itu," ucapnya.
Baca juga: Sasar Anggota Keluarga Personel, Lantamal XIII Tarakan Gelar Serbuan Vaksin, Cegah Penularan Corona
Dia berharap ke depan agenda bersejarah itu menjadi rutinitas masyarkat di perbatasan RI-Malaysia, utamanya Sei Menggaris.
Edi menyampaikan pesan kepada masyarakat di perbatasan RI-Malaysia untuk semakin cinta tanah air dan memiliki rasa bela negara yang tinggi.
Bahkan, kata Edi, bila diizinkan akan didirikan monumen bersejarah di Sei Menggaris.
"Ini wujud dari kemanunggalan antaraTNI, Polri dan masyarakat. TNI dan Polri itu milik rakyat. Insya Allah kita akan beritahu pimpinan dan kalau diizinkan bakal didirikan monumen bersejarah di sini," ungkapnya.
Baca juga: Danrem 092 Maharajalila dan Pangkoarmada II Sambut KRI Bima Suci di Dermaga Lantamal XIII Tarakan
Turut hadir dalam kegiatan napak tilas itu yakni Wadan Lantamal XIII Kolonel Marinir David Candra Viasco, Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Armed Yudhi Ari Irawan, Danramil 0911 Kapten Inf. Teguh, tokoh masyarakat, Komunitas Tapal Jejak Perbatasan, para pelajar, serta masyarakat di Kecamatan Sei Menggaris.
(*)
Penulis: Febrianus Felis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/napak-tilas-02.jpg)