Berita Nasional Terkini

Menkopolhukam Mahfud MD Dukung Masyarakat Audit Bisnis PCR Diduga Melibatkan Menteri Jokowi: Silakan

Menkopolhukam Mahfud MD dukung masyarakat aAudit bisnis PCR diduga melibatkan Menteri Jokowi, yakni Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir.

Tim Humas Kemenko Polhukam RI
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD 

TRIBUNKALTARA.COM, JAKARTA - Menkopolhukam Mahfud MD dukung masyarakat aAudit bisnis PCR diduga melibatkan Menteri Jokowi, yakni Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir.

Dugaan keterlibatan Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN, Erick Thohir dalam bisnis PCR, menyeret komentar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menkopolhukam) Mahfud MD.

Mahfud MD bahkan mempersilahkan masyarakat untuk melakukan audit kepada Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir, untuk mengetahui apakah benar keduanya terlibat.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan siap diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK maupun Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Baca juga: Mahfud MD tak Aman dari Reshuffle Kabinet, Petinggi Gerindra Mencuat jadi Menteri Baru Jokowi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menkopolhukam) Mahfud MD mempersilakan masyarakat melakukan audit, perhitungan ataupun penelitian terhadap dugaan permainan bisnis tes PCR yang telah menyeret dua nama menteri kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Seperti diketahui, dugaan tersebut telah menyeret nama Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Hal itu diungkapkan Mahfud MD saat mengisi webinar yang diselenggarakan oleh Masjid Kampus UGM.

"Silakan terus diteliti, dihitung, dan diaudit. Masyarakat juga punya hak untuk mengkritisi. Nanti akan terlihat kebenarannya,” ucap Mahfud MD dikutip dari laman Kemenkopolhukam, Minggu (14/11/2021).

Mahfud MD menjelaskan, dirinya tak ingin membela Luhut maupun Erick.

Ia hanya ingin menjelaskan situasi yang terjadi pada waktu pandemi Covid-19 pertama kali terjadi di Indonesia.

“Saya tak bermaksud membela LBP dan Erick, saya hanya menjelaskan konteks kebutuhan ketika dulu kita diteror dan dihoror oleh Covid-19, dan ada kebutuhan gerakan masif untuk mencari alat test dan obat," terang Mahfud MD.

Baca juga: Tak Mau Kalah dari Jokowi, Mahfud MD Pakai Baju Bugis, Menteri Desa Kenakan Pakaian Adat Dayak

Saat itu, kata Mahfud MD, Indonesia sangat kesusahan mencari alat-alat kesehatan.

Bahkan tak hanya Indonesia, dunia pun saat itu juga kesusahan dalam mencukupi kebutuhan alat kesehatan dan tak siap menghadapi pandemi Covid-19.

“Pemerintah berebutan dengan negara-negara besar yang juga panik, untuk membeli APD dan obat-obatan. Kontroversi antar dokter, antar ahli agama, antar sosiolog juga semakin membuat masyarakat panik,” tambah Manfud.

Halaman
1234
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved