Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Data Statistik Pengaruhi Besaran Upah Minimum Kabupaten, BPS Malinau Beber 2 Indikator UMK 2022

Data statistik pengaruhi besaran Upah Minimum Kabupaten atau UMK, Badan Pusat Statistik ( BPS) Malinau beber 2 indikator UMK 2022.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI
Sosialisasi indikator ketenagakaerjaan oleh BPS Malinau di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (22/11/2021). (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Data statistik pengaruhi besaran Upah Minimum Kabupaten atau UMK, Badan Pusat Statistik ( BPS) Malinau beber 2 indikator UMK 2022.

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Malinau menjadwalkan pembahasan upah minimum kabupaten/kota pekan ini.

Berdasarkan PP Pengupahan 36/2021, penetapan upah minimum kabupaten/kota berdasarkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan.

Baca juga: UMP 2022 Kaltara Naik, Penetapan Upah Minimum Kabupaten Malinau Dijadwalkan Kamis 25 November 2021

Termasuk variabel syarat tertentu meliputi pertumbuhan ekonomi daerah atau inflasi kabupaten/kota dari Badan Pusat Statistik.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Malinau, Supriyanto mengatakan data statistik tersebut akan dijadikan indikator penentuan besaran UMK 2022.

"Banyak indikatornya, diantaranya pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Untuk data inflasi ini sampel di Kaltara baru dua, yakni Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (22/11/2021).

Supriyanto mengatakan pihaknya hanya berwenang mengeluarkan dan menjamin validasi data statistik. Untuk data inflasi daerah, Kabupaten Malinau belum terdata sebagai data kabupaten/kota inflasi.

Menurutnya, teknis perhitungan nantinya dapat memilih satu dari 2 variabel tersebut.

Yakni indikator rata-rata pertumbuhan ekonomi kabupaten selama 3 tahun terakhir atau nilai pertumbuhan ekonomi dikurangi inflasi 3 tahun terakhir.

Baca juga: Relawan Galang Dana Bagi Korban Kebakaran di Malinau Kota, Satu Hari Terkumpul Rp 12,5 Juta 

"Wewenang kami sebenarnya hanya menyediakan data. Kalau pertumbuhan ekonomi itu ada, indikator inflasi tadi mungkin mengacu inflasi di Bulungan. Jadi tergantung yang terbaiknya mana nanti, bisa pertumbuhan ekonomi atau inflasi," katanya.

Disnaker Malinau rencananya akan menggelar rapat bersama dewan pengupahan untuk penetapan dan penyesuaian UMK 2022 Kabupaten Malinau.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved