Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Papan Reklame Rokok Menjamur di Jalanan, DPRD Bulungan Sebut Mengganggu Pengguna Jalan dan Estetika

Papan reklame rokok menjamur di jalanan Tanjung Selor dan trans Kaltara, DPRD Bulungan sebut mengganggu pengguna jalan dan estetika.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Papan Reklame di Jalan Agatis dekat Pura Agung Jagat Benuanta Kabalupaten Bulungan (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI). 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN -Papan reklame rokok menjamur di jalanan Tanjung Selor dan trans Kaltara, DPRD Bulungan sebut mengganggu pengguna jalan dan estetika.

Papan reklame iklan rokok di jalan-jalan protokol, kota Tanjung Selor dan jalan poros Trans Kaltara, mendapat perhatian Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, Tasa Gung.

Baca juga: Besok Kades dari Hulu Sungai Kayan akan Temui Bupati Bulungan Syarwani Bahas Plasma Kelapa Sawit

Ia meminta tolong kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, untuk mengkaji ulang atas pemasangan tiang reklame yang tersebar di jalan poros trans kaltara seperti jalan poros Tanjung Selor-Berau dan sekitar gunung Seriang.

“DPRD berharap, teman-teman pemkab Bulungan khususnya di Kantor Bupati, bisa tegas menindaklanjuti banyaknya iklan-iklan rokok yang terpasang secara vulgar dan bertebaran di jalan-jalan, karena mengganggu estetika serta sangat mengganggu para pengguna jalan,”ungkapnya Senin (22/11/2021).

Lanjutnya, iklan rokok yang dipasang di jalan protokol sudah menyalahi aturan, seperti yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah 109/2012 pada pasal 31 point b yaitu iklan produk tembakau tidak diletakkan di jalan utama atau protokol.

Selain itu, banyaknya reklame mini yang roboh terkesan dibiarkan sehingga mengganggu warga yang melintas.

Baca juga: Respon Bupati Bulungan Syarwani Tentang PPKM Level III Serentak saat Nataru: Jangan Beri Ruang Cuti

“Jika sudah ada aturannya jangan dilanggar dan pemerintah harus menertibkan itu, lalu reklame mini yang terpasang tidak jelas apakah dipasang secara ilegal atau legal, saya harap Satpol PP bergerak cepat menertibkannya," ujarnya.

Upaya tegas itu harus dilakukan Pemkab, namun pemerintah justru memberikan ruang, sampai pihaknya belum mengetahui dengan jelas berapa hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari reklame rokok itu.

“Sementara ini, dari Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Bulungan, belum menyampaikan ke DPRD berapa hasil PAD dari reklame rokok, tapi yang jelas jika sudah dilarang sebaiknya peraturan itu diperhatikan,” jelasnya.

Kendati demikian, maraknya reklame rokok mengkhawatirkan bisa menarik minat anak-anak untuk merokok.

Apalagi, Disebutkan olehnya, kebanyakan tidak peduli dengan imbauan larangan untuk tidak merokok dan buang puntung rokok sembaranga.

Baca juga: KPU Bulungan Sebut Kader Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan Disiapkan jadi Anggota Badan Ad Hoc

“Sebaiknya, Pemkab Bulungan harus menggali lebih maksimal potensi pajak dari iklan yang bukan rokok," ucapnya

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved