Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Wakil Bupati Ingkong Ala Kecewa Kepala Desa Tak Datang: Harusnya Hadir karena ini Masalah Masyarakat

Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyampaikan kekecewaanya karena beberapa Kepala Desa tidak hadir acara Pembinaan Kebun Plasma Sawit.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Wakil Bupati Ingkong Ala hadiri memberikan arahan dalam Rapat Pembinaan Kebun Plasma Sawit dengan pihak perusahaan PT Gawi Plantations turut serta bersama Kepala Desa 

TRIBUNKALTARA.COM,BULUNGAN- Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyampaikan kekecewaanya karena beberapa Kepala Desa tidak hadir acara Pembinaan Kebun Plasma Sawit dengan pihak perusahaan PT Gawi Plantations.

"Seharusnya masalah yang ada di masyarakat tentang plasma sawit kemudian diungkapkan kepada Kepala Desa setiap wilayah masing-masing, harusnya hadir bersama kami untuk rapatkan hal ini, tapi tidak ada mereka (Kepala Desa) datang," ungkapnya Selasa (23/11/2021).

Meskipun tidak dihadiri para Kepala Desa yang tertera dalam surat undangan Bupati Bulungan 520/614/Distan-I/XI/2021, Ingkong Ala akan terus lakukan penanganan bersama kepala Dinas Pertanian Bulungan dan staf jajaran pegawai bidang Perkebunan.

Baca juga: Gencar Rakor Percepatan Vaksinasi Covid-19, Wabup Tana Tidung Minta Kepala Desa Perbarui Data Warga

"Tetap akan kami lakukan tindaklanjut permasalahan plasma sawit yang ada, contoh di Bayangkara (Desa Long Beluah) itu ada 1200 Kartu Keluarga, nyatanya yang dapat Plasma belasan KK," ucapnya.

Begitu juga, untuk masyarakat desa lainnya, Ingkong Ala meminta tolong agar jangan mudah terprovokasi dengan berita palsu tentang plasma sawit.

Baca juga: Jalan Poros Tanjung Palas - Salimbatu Belum Diperbaiki, Kepala Desa: Kami Capek Timbun Terus

"Jangan hanya karna belasan KK yang dapat masalah, tapi warga satu desa ikut terprovokasi, karena pembagian plasma ini ada ketentuannya, dan demi saling menguntungkan, utuh dan berkelanjutan juga kan," ucapnya.

Ingkong Ala mengatakan untuk mendapatkan perolehan Plasma Sawit sebesar 20 persen, masyarakat Desa setempat harus mendaftarkan Kartu Keluarga (KK) mereka untuk dapat pengelolaan perkebunan sawit di Kabupaten Bulungan.

Wakil Bupati Ingkong Ala hadiri memberikan arahan dalam Rapat Pembinaan Kebun Plasma Sawit dengan pihak perusahaan PT Gawi Plantations turut serta bersama Kepala Desa.
Wakil Bupati Ingkong Ala hadiri memberikan arahan dalam Rapat Pembinaan Kebun Plasma Sawit dengan pihak perusahaan PT Gawi Plantations turut serta bersama Kepala Desa. (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

"Sudah ada pemerintah Kabupaten Bulungan tandatangan MoU sama Koperasi dan perusahaan kelapa sawit, dari beberapa jumlah Kartu Keluarga (KK) yang dapat 20 persen lahan inti kebun perusahaan sawit tersebut, nah setelah lakukan pendataan ada 9 KK, 7 KK desa setempat terdaftar, jadi ada 14 hektar, atau setara 140 lahan di desa itu," ujarnya.

Ia juga menyebut Desa Mara Satu ada 30 Kartu Keluarga (KK) terima plasma sawit

Baca juga: Kepala Desa Maning Tana Tidung Janji Benahi Infrastruktur, Pasar Batu Kabang Bakal Difungsikan Lagi

"Dari 300 Hektar milik perusahaan perkebunan sawit hanya 30 KK di Desa Mara Satu baru dapat plasma sawit, berarti masih banyak warga tidak ingin melepaskan lahan mereka karena satu dua hal, bahkan sebelumnya ketentuan yang dibuat, sudah sesuai kesepakatan bersama karena pemerintah ikut ambil andil mengawasi pengurus koperasi," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved