Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Apindo Kaltara Tegaskan Jika UMK Naik Rp 50 Ribu Bisa Terjadi PHK, Piter: Lama-lama Kami Pakai Mesin

Apindo Kaltara tegaskan jika dipaksakan naik Rp 50 ribu bisa terjadi PHK, Piter Setiawan: Lama-lama kami pakai mesin.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aksi demo yang terjadi di Kota Tarakan, Selasa (23/11/2021) kemarin. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKANApindo Kaltara tegaskan jika dipaksakan naik Rp 50 ribu bisa terjadi PHK, Piter Setiawan: Lama-lama kami pakai mesin.

Pihak Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kaltara menanggapi keputusan Wali Kota Tarakan, dr.Khairul, M.Kes malam tadi yang menetapkan usulan UMK Tarakan sebesar Rp 3.774.378,35.

Piter Setiawan, Ketua DPP Apindo Kaltara, mengenai keputusan tersebut pihaknya tak bisa berkomentar banyak.

Baca juga: Perwali SPM PAUD jadi Regulasi Acuan, Maksimalkan Pelayanan Pendidikan Pra Sekolah Dasar di Tarakan

Menyoal keinginan buruh yang berharap UMK Tarakan sesuai usulan bisa naik 1,9 persen, menurutnya sangat berat bagi pihaknya.

“Kalau misalnya usulan Rp 50 ribu, tentu berat bagi kami. Kita kan gak ada PHK di Tarakan. Kalau nanti terlalu berat, lama-lama kami pakai mesin. Surabaya sudah terjadi,” jelasnya.

Contohnya di Surabaya, banyak perusahaan yang berganti mesin.

Bahkan sampai ada yang pindah ke pelosok.

“Surabaya UMK-nya Rp 4 juta sedangkan kabupaten Nganjuk Rp 1,8 juta ada selisih Rp 2 jutaan maka banyak perusahaan yang bergeser, “ sebutnya.

Baca juga: Dewan Pengupahan Usul UMK Kota Tarakan Rp 3,7 Juta ke Gubernur Kaltara, Buruh Mengaku Kecewa

Sebagai pengusaha ia ingin semua saling menjaga ego.

“Jangan mau tinggi, kita harus bisa sama-sama cari makan,” bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved