Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Dewan Pengupahan Belum Dibentuk, Disnaker Malinau Sebut Upah Minimum Kabupaten 2022 Dibahas Besok

Dewan pengupahan belum dibentuk, Disnaker Malinau sebut besaran Upah Minimum Kabupaten atau UMK Malinau 2022 dibahas besok.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
HO/ Irman
Ilustrasi - Buruh Perusahaan Sawit di salah satu perusahaan di Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan. (HO/ Irman). 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Dewan pengupahan belum dibentuk, Disnaker Malinau sebut besaran Upah Minimum Kabupaten atau UMK Malinau 2022 dibahas besok.

Besaran Upah Minimum Kabupaten Malinau akan dibahas dalam rapat penetapan UMK 2022 yang dijadwalkan besok, Kamis (25/11/2021).

Rapat tersebut nantinya akan difasilitasi oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Malinau di Kantor Bupati Malinau.

Baca juga: Pasang Surut Usaha Kerajinan Tangan, Pengrajin Malinau Sebut Ketekunan Modal Utama Lakoni Bisnis

Kepala Disnaker Malinau, Iwan Darma Yuana menyampaikan pihaknya akan melibatkan seluruh komponen dalam pembahasan besaran upah minimum.

Dikarenakan Dewan Pengupahan Kabupaten belum terbentuk, Disnaker akan menghadirkan unsur yang saat ini terlengkapi.

"Kita jadwalkan insyallah Kamis 25 November, di Ruang Intulun Kantor Bupati. Unsur yang ada semua kita undang. Mulai Apindo, Serikat Pekerja, Pemda termasuk dari unsur akademisi dan BPS," ujarnya.

Baca juga: Tersisa 1 Kasus Aktif Covid-19, Malinau Menuju Wilayah Zero Kasus, Vaksinasi Terus Digenjot

Rapat tersebut akan membahas nilai UMK 2022 Malinau mengacu pada formula PP pengupahan 36/2021.

UMK 2021 Malinau sebelumnya ditetapkan senilai Rp 3.185.837. Tidak berubah dari nilai UMK tahun sebelumnya dikarenakan Pandemi Covid-19.

"Juga akan dihadirkan unsur akademisi dari Politeknik Malinau, temasuk dari BPS Malinau untuk datanya. Rapat nanti akan menghitung besaran UMK berdasarkan Formula PP 36/2021," katanya.

Iwan Darma Yuana menjelaskan setelah besaran UMK disepakati, nilainya akan diusulkan kepada Gubernur Kaltara untuk pertimbangan dan penetapan.

Baca juga: Catat Jadwal Speedboat dari Malinau Tujuan Kota Tarakan Rabu 24 November 2021

Diberitakan sebelumnya, Upah Minimum Provinsi Kalimantan Utara (UMP Kaltara) tahun 2022 naik menjadi Rp 3.016.738.

UMP Kaltara tahun 2021 ditetapkan Rp 3.000.803. Tahun 2022 menjadi Rp 3.016.738, naik sebesar Rp 15.934 atau sebesar 0,53 persen.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved