Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Wali Kota: Kader PPKBD Merupakan Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan & Kesejahteraan Masyarakat

Wali Kota Tarakan dr H Khairul, MKes membuka Pembekalan Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Kampung KB di Gedung Wanita Tarakan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Sumarsono
HO/HUMAS PEMKOT TARAKAN
Wali Kota Tarakan dr H Khairul, MKes membuka Pembekalan Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Kampung Keluarga Berencana di Gedung Wanita Kota Tarakan, Minggu (21/11/2021). 
Tarakan Smart City

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Wali Kota Tarakan dr H Khairul, MKes membuka Pembekalan Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Kampung Keluarga Berencana di Gedung Wanita Kota Tarakan, Minggu (21/11/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana bersama segenap pemangku kepentingan bidang keluarga berencana, serta diikuti perwakilan dari seluruh Kecamatan di Kota Tarakan.

Wali Kota Khairul dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pembekalan yang menyasar kepada para kader pembantu KB ini.

Para kader pembantu KB ini merupakan ujung tombak dalam pelayanan masyarakat bersama-sama dengan kader Dasawisma dan PKK dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.

Wali Kota Tarakan Khairul saat menghadiri kegiatan Pembekalan Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Kampung Keluarga Berencana (KB), Minggu 21/1/2021).
Wali Kota Tarakan Khairul saat menghadiri kegiatan Pembekalan Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Kampung Keluarga Berencana (KB), Minggu 21/1/2021). (HO/HUMAS PEMKOT TARAKAN)

Penanganan pandemi covid-19 yang sedang dilaksanakan, menurut Wali Kota, tidak boleh membuat semua pihak abai terhadap pekerjaan lain yang tidak kalah pentingnya.

Pemkot Tarakan kata Wali Kota Khairul selain menangani pandemi, juga terus memperhatikan agar ekonomi terus bertumbuh, angka kemiskinan menurun, menangani kasus gizi buruk.

“Kemudian faktor tumbuh kembang anak, monitoring bagi ibu hamil dan balita, serta hal-hal lain yang justru menjadi faktor penting untuk mewujudkan generasi emas di masa depan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved