Breaking News:

CPNS Kaltara

Hari Pertama SKB CPNS Kaltara, Panitia Sebut Satu Orang Terindikasi Positif Covid-19

Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Kaltara dimulai hari ini, Senin (29/11/2021). Satu peserta terindikasi positif Covid-19.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Peserta SKB CPNS Kaltara saat memasuki ruang ujian di CAT BKD Kaltara 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Kaltara dimulai hari ini, Senin (29/11/2021).

SKB adalah tahapan lanjutan dari seleksi kompetensi dasar (SKD) yang dilaksanakan pada bulan September-Oktober lalu.

Bertempat di Laboratorium Computer Assisted Test (CAT) milik Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, kegiatan SKB dilaksanakan selama empat hari hingga hari Kamis mendatang.

Baca juga: Jadwal SKB CPNS Kota Tarakan Dimulai 30 November 2021, Diikuti 87 Peserta di Laboratorium UPT BKN

Tiap harinya, terdapat empat sesi ujian, di mana tiap sesi ujian diikuti oleh 55 peserta.

Berdasarkan pantauan TribunKaltara.com, hingga sesi kedua ujian, pelaksanaan SKB berlangsung lancar.\

Baca juga: Ikut Tes SKB CPNS Bulungan, Peserta Hadir 30 Menit Sebelum Pelaksanaan, Wajib PCR & Swab Antigen

Para peserta terlihat mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak.

Pihak BKD Kaltara mengungkapkan, pada hari pertama SKB, baru ditemukan satu orang yang mengabarkan positif Covid-19.

Peserta SKB CPNS Kaltara saat memasuki ruang ujian di CAT BKD Kaltara
Peserta SKB CPNS Kaltara saat memasuki ruang ujian di CAT BKD Kaltara (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

Namun, peserta tersebut belum dapat menunjukan hasil pemeriksaan terkait positif Covid-19 kepada pihak panitia.

"Tadi ada yang konfirmasi positif tapi kami masih menunggu hasil swabnya," kata Kasubid Pengadaan Pegawai dan Pensiun BKD Kaltara Arya Mulawarman.

Baca juga: Hasil SKD CPNS Kaltara Masih Ada Formasi Kosong, BKD Kaltara Sebut Kemungkinan Terisi Otomatis

"Kami masih menunggu hasil swabnya, kalau ada hasilnya mungkin nanti kita jadwalkan ulang," tambahnya.

Bila peserta tersebut tidak dapat menunjukan hasil pemeriksaan positif Covid-19, maka dinyatakan gugur dalam SKB.

"Tapi kalau tidak ada konfirmasinya maka akan dinyatakan gugur," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved