Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Disperindagkop Malinau Sebut Kenaikan Harga Minyak Goreng Masih Wajar, Awasi Ketersediaan Stok

Kenaikan harga minyak goreng di Kabupaten Malinau dikhawatirkan berdampak terhadap komoditas lain jelang Natal dan Tahun Baru.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Suasana di Pasar Induk Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (30/11/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kenaikan harga minyak goreng di Kabupaten Malinau dikhawatirkan berdampak terhadap komoditas lain jelang Natal dan Tahun Baru.

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022, harga minyak goreng dalam kemasan di Malinau naik hingga Rp 5 ribu di pasaran. Dibanderol mulai harga Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu per liternya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Malinau, Tirusel STP menyampaikan kenaikan harga minyak goreng terjadi di seluruh wilayah.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Naik Rp 20 Ribu di Malinau, Warga Khawatir Pengaruhi Komoditas Jelang Nataru

Hasil pemeriksaan Disperindagkop Malinau, kenaikan harga minyak goreng di Malinau saat ini masih dalam nilai yang wajar.

"Memang ada kenaikan skala nasional. Pemantauan kamu di Pasar kenaikan masih wajar. Tapi, kita antisipasi jangan sampai naiknya drastis, utamanya jelang Natal," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Mulai 1 Januari 2022 Pemerintah Larang Penjualan Minyak Goreng Curah, Imbas Harga CPO Melonjak  

Diberitakan sebelumnya, kenaikan harga minyak goreng terjadi di seluruh wilayah imbas kenaikan harga crude palm oil (CPO).

Tirusel menyampaikan, saat ini Disperindagkop mengawal ketersediaan minyak goreng dan komoditas lain seperti Cabai Rawit agar tidak terjadi kelangkaan.

Harga produk minyak goreng dalam kemasan naik hingga Rp 20 ribu per liter di Pasar Induk Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (30/11/2021)
Harga produk minyak goreng dalam kemasan naik hingga Rp 20 ribu per liter di Pasar Induk Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (30/11/2021) (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

"Karena kenaikan minyak goreng ini terjadi di seluruh wilayah, kita fokus mengawal ketersediaan stok. Jangan sampai terjadi kelangkaan. Sekarang masih lancar. Begitu juga barang yang biasanya naik tiap akhir tahun seperti Cabai rawit," katanya.

Mekanisme kontrol dan menjaga stabilitas harga komoditas dilakukan melalui sejumlah upaya. Diantaranya dengan mengadakan pasar murah yang secara rutin digelar jelang akhir tahun.

Baca juga: Warga Masih Keluhkan Harga Minyak Goreng Naik, Begini Respon Walikota Tarakan Khairul

"Besok juga akan kita adakan pasar murah di Lapangan Sepak Bola Desa Tanjung Lapang. Ini rutin diadakan, biasanya mendekati hari besar keagamaan. Salah satu upaya untuk menjaga stabilitas pasar," ucapnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved