Kisah 2 Gadis Kembar Baru Sadar Ternyata Bukan Saudara Kandung, Sempat Heran karena Merasa Tak Mirip

Viral kisah dua gadis kembar di Malaysia yang 19 tahun tinggal bersama, baru menyadari jika keduanya bukan saudara kandung.

Editor: -
eva.vn
Putri kembar yang tertukar, Adryani, Adryana, dan Noratirah. 

TRIBUNKALTARA.COM - Viral kisah dua gadis kembar di Malaysia yang 19 tahun tinggal bersama, baru menyadari jika keduanya bukan saudara kandung.

Rupanya keduanya menyadari jika tak saling mirip satu sama lain.

Lantaran diketahui, sepasang anak kembar biasanya identik satu sama lain.

Kisah saudara kembar yang aslinya berbeda darah di Malaysia belakangan viral di media sosial.

Mereka memaklumi wajah satu sama lain tidak ada kemiripan karena faktor genetik.

Kemudian rahasia wajah tak sama itu terungkap setelah berkemah.

Baca juga: Viral, Ikan Cupang Jadi Suvenir Pernikahan, Pengantin Akui Terinspirasi dari Hobi Sang Ayah

Dilansir dari eva.vn, kisah tiga anak asal Malaysia bermula dari mereka yang telah tertukar sejak lahir.

Insiden tersebut terjadi di sebuah rumah sakit di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia.

Namun peristiwa tersebut baru diketahui setelah anak itu berusia 19 tahun.

Dua saudara perempuan Adryani Iwani dan Adryana Iwani lahir pada 19 Agustus 2001.

Mereka selama 19 tahun tumbuh bersama sebagai kembar non-identik.

Putri kembar yang tertukar, Adryani, Adryana, dan Noratirah
Putri kembar yang tertukar, Adryani, Adryana, dan Noratirah (eva.vn)

Baik Adriyani maupun Adryana menyadari perbedaan penampilan mereka dibanding dengan si kembar.

Sementara itu, Adryana memiliki tubuh yang tinggi, langsing, dan kulit cerah.

Adryana memiliki tinggi badan lebih pendek dan memiliki warna kulit sawo matang.

Baca juga: Kisah Bule Amerika Nikahi Gadis Aceh, Mahar Emas Murni 15 Mayam dan Uang Tunai Rp 40 Juta

Anggota keluarganya pun menyadari perbedaa tersebut.

Namun banyak kasus serupa kembar tidak sama, jadi tidak ada yang bertanya-tanya tentang hal ini.

Kemudian pada tahun 2018 menjadi titik balik besar saat Adryani menghadiri perkemahan musim panas.

Adryani bertemu dengan seorang teman baru yang mengatakan ia sangat mirip dengan temannya yang lain.

"Di perkemahan musim panas, saya bertemu dengan seorang siswa dari sekolah lain dan dia mengatakan kepada saya bahwa saya sangat mirip dengan temannya bernama Noratirah."

"Saya penasaran melihat foto-foto Noratirah dari teman yang lain dengan memberikan akun Instagramnya," ungkap Adryani.

Setelah melihat foto-foto Noratirah di Instagram, Adryani sendiri terkejut melihat Noratirah karena memiliki banyak kesamaan.

"Saya memberi tahu saudara kembar saya tentang hal itu dan dia juga setuju bahwa Noratirah dan saya sangat mirip."

"Tetapi ketika saya memberi tahu ibu soal itu, dia mengabaikannya."

"Jadi saya pikir itu hanya kebetulan dan dengan cepat melupakannya," ujar Adryani.

Seperti sudah ditakdirkan, Adryani dan Noratirah kemudian bertemu untuk pertama kalinya saat mengikuti karnaval 'Jom Masuk U'.

Karnaval itu diadakan di sebuah supermarket di Kota Bharu pada Maret 2019.

"Kami berdua terkejut melihat betapa banyak kesamaan satu sama lain."

"Kami terdian dan hanya saling memandang, teman-teman kami juga hanya memandang saja," ujarnya.

Pada Agustus 2020, Adryani memosting beberapa foto ulang tahun yang ke-19 bersama saydara kembarnya Adryana di Instagram.

Beberapa teman Adryani mengucapkan selamat, sementara beberapa mengatakan kebetulan ulang tahun Noratirah juga pada 19 Agustus.

Pertemuan Noratirah dengan ibu kandungnya dan saurada kembarnya
Pertemuan Noratirah dengan ibu kandungnya dan saurada kembarnya (eva.vn)

Hal itu pun membuat Adryani sangat curiga dan tidak percaya diri.

Ia kemudian memutuskan untuk menghubungi Noratirah untuk berbicara dan keduanya menemukan begitu banyak kesamaan sehingga tidak bisa lagi dianggap sebagai kebetulan.

Akhirnya, Adryani dan Noratirah memutuskan untuk melakukan tes DNA untuk memeriksa hubungan darah pada September 2020.

"Setelah mendiskusikan masalah ini dengan kedua belah pihak keluarga, kami sepakat untuk melakukan tes DNA di Rumah Sakit Universitas Sains Malaysia (HUSM) di kota Kubang Kerian untuk melihat apakah kami memiliki hubungan satu sama lain secara biologis atau tidak," ucap Adryani.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa sampel darah ibunya, Siti Aminah Ismail (66), Adryana, Noratirah, dan 'ayah' Noratirah Husin Omar juga dikirim untuk dianalisis.

Tidak ada yang menyangka ketika hasilnya keluar dan mengubah hidup ketiga gadis muda itu selamanya.

Adryani dan Noratirah memiliki hasil 99,995 sebagai anak kembar.

Ibu dua kakak beradik ini langsung menitikkan air mata saat melihat hasil tes tersebut.

Sementara itu, hasil tes juga menunjukkan bahwa Adryana sebenarnya putri kandung Husin Omar dan mendiang istrinya Rahmah Isa.

Mereka membesarkan dan merawat Noratirah selama 19 tahun tanpa mengetahui bahwa dia bukan putri kandung mereka.

Kakak perempuan Adryani, Ayu Haryani (42), mengatakan bahwa ketika ibunya melahirkan
adik kembarnya, mereka tidak diberitahu apakah saudara perempuan itu identik.

Ketika melihat label nama di kaki kedua anak dengan nama ibu di atasnya semua orang menerima bahwa mereka kembar meskipun faktanya kedua anak itu tidak sama.

Berdasarkan akta kelahiran, tiga anak perempuan, Noratirah, Adryana Iwani dan Adryani Iwani, lahir pada pukul 01.14, 01.27 dan 01.34 pada 19 Agustus 2001.

Kemungkinan besar karena kelalaian rumah sakit, seorang perawat keliru memberikan Noratirah dan Adryana kepada dua keluarga, tetapi tidak ada yang menemukan ini sampai 19 tahun kemudian.

Adryani mengatakan, awalnya ibunya enggan menerima hasil tes DNA ini namun tidak mau membeberkannya kepada siapa pun karena takut mempengaruhi psikologi banyak orang, terutama Adryana.

Namun, apa pun hasilnya, semua orang di keluarga tetap menganggap Adryana sebagai saudara mereka sendiri, menginginkannya untuk terus tinggal bersamanya dan tidak pernah meninggalkannya.

Sayangnya, Adryana tidak bisa hidup bersama dan menghidupi orang tuanya.

Ibu kandungnya meninggal beberapa tahun yang lalu dan ayah kandungnya juga meninggal hanya 2 bulan
setelah mengetahui hasil tes DNA.

Setelah itu, Adryana dan keluarganya menunjuk seorang pengacara untuk mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kelalaian yang sangat serius ini.

Adapun Noratirah, dia terkejut mengetahui kebenarannya.

Karena kedua orang tua angkatnya telah meninggal dunia, Noratirah memutuskan untuk pindah tinggal bersama keluarga kandungnya di kawasan Kampung Langgar, Kota Kota Bharu, untuk berbaikan selama 19 tahun terakhir. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun Trends dalam artikel 19 Tahun Lamanya 2 Gadis Ini Mengira Mereka Kembar, Rahasia Wajah Tak Sama Terungkap Seusai Berkemah

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved