Sabtu, 11 April 2026

Berita Bulungan Terkini

Curhat Agen Elpiji di Bulungan Kalimantan Utara, Mengaku Sering Dikomplain Emak-emak

Berikut ini curhat agen Elpiji di Bulungan Kalimantan Utara, mengaku sering dikomplain emak-emak.

Penulis: - | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Berbagai macam kilogram gas Elpiji yang sudah tersedia di PT Mitra Brilian Mandiri di Jl S Parman Kabupaten Bulungan Senin (6/12/2021. (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI). 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Kepala Gudang PT Mitra Brilian Mandiri, Rahmat yang dulu juga merupakan supir antar gas Elpiji antar provinsi menceritakan sering dapat komplain dari agen gas Elpiji 3 Kg dan ibu-ibu atau emak-emak karena terlambat antar.

"Sebenarnya kita butuh waktu 1-3 hari proses pengiriman dari Sangatta Kalimantan Timur ke Bulungan, karena pabrik pengisian gas Elpiji 3 Kg di sana.

Termasuk masalah mesin truk angkut gas Elpiji rusak tiba-tiba di jalan, seharusnya ibu-ibu dan agen pahami," ungkap Rahmat, Senin (6/12/2021).

Baca juga: Malaysia Kembali Suplai Barang Pokok ke Krayan Nunukan, Pengiriman 1.000 Tabung Elpiji Tertunda

Diketahui, Rahmat sebut 1 truk angkut gas Elpiji 3 Kg terbanyak bisa mencapai 1.440 tabung gas dari Sangatta, Kalimantan Timur.

"Ada yang bisa muat 560, 720 tabung gas 3kg, juga 1.220 tabung gas, belum termasuk yang bocor, pasti harus retur tabung gas lagi ke Sangata.

Insyallah rencana Januari tahun 2022, pengisian gas Elpiji bakal lebih dekat yaitu ke Berau," ujarnya.

Tak hanya itu, 4 Kabupaten Kota di Provinsi Kaltara sulit mendapat pasokan gas Elpiji 3 Kg dan 12 Kg juga sering menunggu pengiriman dari Samarinda.

"Memang kita ambil gas pengisian ulang dari Sangata, yang kasihan dari 4 Kabupaten/Kota di Kaltara, mereka ambil pengisian dari Samarinda, Balikpapan, bawa Truk, bayangkan 4 hari perjalanan mereka pulang-pergi," ungkapnya.

Dia pun hanya menjalankan perintah kebijakan dari PT Pertamina Samarinda dan Sangatta serta Balikpapan

"Nanti kalau benar jadi pengisian ulang tabung gas 3 Kg dan 12 Kg dan penyuplai di Berau, 4 Kabupaten Kota provinsi Kaltara sangat terbantu dari kebijakan pemerintah ini," ucapnya.

Rahmat juga mengatakan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dipatok PT Mitra Brilian Mandiri tabung gas Elpiji 3 Kg mencapai Rp 28 Ribu

"Harga HET yang ditentukan ya Rp 28 ribu, dan kalau gas non-subsidi warna biru Lpg 12 kg mencapai 180-190 ribu, kalau Bright Gas 5,5 kg bisa 80-90 ribu harga jual ke masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Energi bagi Masyarakat Perbatasan, Pertamina Kirim Ratusan Tabung Elpiji ke Krayan

Sementara hal menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 Rahmat mengatakan menjamin tidak ada kelangkaan gas 3 Kg, 5,5Kg dan 12 Kg di Kabupaten Bulungan.

"Tidak ada langka gas Elpiji jelang Natal dan Tahun Baru 2022, sebab 1 bulan ini kami sudah sediakan ada 2000-an tabung gas," ucapnya.

(*)

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved