Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Kunker Ke Kelompok Tani Tanjung Buka, Bupati Bulungan Turut Ikut Petik Panen Perdana Buah Melon

Kunjungan Kerja atau kunker ke Kelompok Tani Tanjung Buka SP 6B, Bupati Bulungan Syarwani turut ikut petik panen perdana buah melon.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Bupati Bulungan Syarwani Saat Melakukan Prosesi Metik Panen Perdana Buah Melon Ditemani Kepala Dinas Pertanian Bulungan Achmad Yani (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI) 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Kunjungan Kerja atau kunker ke Kelompok Tani Tanjung Buka SP 6B, Bupati Bulungan Syarwani turut ikut petik panen perdana buah melon.

Walaupun wilayahnya terisolir dan memakan waktu perjalanan 20 menit menggunakan SpeedBoat Satuan Permukiman (SP) 6 B Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah ternyata punya potensi khususnya pertanian.

Terbukti warga transmigrasi berhasil mengembangkan tanaman sayuran dan buah-buahan.

Baca juga: Pos Periksa Akan Diaktifkan, Bupati Bulungan Syarwani Tegaskan Pelaku Perjalanan Harus Miliki ini

Dalam kesempatan itu, Bupati Bulungan, Syarwani dan Kepala Dinas Pertanian Bulungan Achmad Yani ikut melakukan petik panen perdana buah melon, yang dibudidayakan oleh Kelompok Tani Tanjung Buka SP 6 B.

"Alhamdulillah hari ini kami senang mengundang bapak Bupati Bulungan untuk metik buah melon yang kami tanam bersama pak Kadis Pertanian," kata Ketua Kelompok Tani Tanjung Buka SP 6 B, Tarji, pada Rabu (8/12/2021).

Tarji mengatakan lahan pertanian yang digarap seluas 3.750 hektar dengan berbagai macam tanaman seperti melon, semangka, cabai, bawang merah dan jagung mencapai 4 ribu bibit batang.

"Untuk 1 buah melon, bisa mencapai 2 kilo, dengan hasil buah melimpah, target kita bisa tercapai ramaikan pasar di Kota Bulungan," ucapnya.

Tarji mengatakan berkebun inipun bekerjasama dengan CV Bisma Atari yang memberikan support bibit dan menerima hasil panen untuk dijual.

Baca juga: Bupati Bulungan Syarwani Usulkan UMK 2022 ke Gubernur Kaltara Naik Rp 155 Ribu, Berikut Perubahannya

"Kami disini tidak pakai pupuk kimia, lebih banyak pakai pupuk organik sampai 95 persen," jelasnya.

Sementara itu Bupati Bulungan Syarwani menceritakan sangat senang karena warga transmigrasi telah berusaha melakukan pengembangan pertanian.

"Perawatan dan pengolahan buah-buahan ini dari bahan organik, untuk pengembangannya kedepan harus melalui kelompok tani dengan komunikasi dengan dinas teknis saya yakni Disnakertrans dan Dinas Pertanian," ucap Syarwani.

Syarwani telah mengkomunikasikan dengan Kepala Dinas Pertanian Bulungan Achmad Yani untuk terus memberikan perhatian bantuan bentuk bibit dan kebutuhan yang diharapkan warga kelompok tani untuk memasarkan hasil pertaniannya.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Bulungan Bakal Dirikan Pos Pemeriksaan Hasil Rapid Test Antigen

"Pertanian ini tak hanya dinikmati warga sekitar namun bisa dirasakan oleh semua orang di Bulungan," ucapnya.

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved