Breaking News:

Pecah Rekor! Kepercayaan Publik ke Polri Tertinggi Terjadi saat Masa Pandemi

PRESTASI luar biasa ditorehkan keluarga besar Bhayangkara, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang terjadi saat masyarakat menghadapi masa pandemi.

Editor: Sumarsono
TribunKaltara.com/Georgie Sentana Hasian Silalahi
Kapolsek Tanjung Palas, Iptu Saut Siregar (tengah) saat sedang memantau kegiatan Gerai Vaksinasi Presisi di Kantor Kepala Desa Gunung Putih Senin (1/11/2021) pukul 10.00 Wita. (TribunKaltara.com/Georgie Sentana Hasian Silalahi) 

OIeh: Sumarsono

Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Kalimantan Timur

TRIBUNKALTARA.COM - PRESTASI luar biasa ditorehkan keluarga besar Bhayangkara, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang terjadi saat masyarakat Indonesia, bahkan dunia menghadapi masa pandemi Covid-19.

Pecah rekor, dari hasil survei Indikator Politik Indonesia, terungkap tingkat kepercayaan public (masyarakat) terhadap Polri tahun ini mencapai 80,2 persen atau tertinggi selama satu dekade terakhir.

Pencapaian ini tentu berkat kinerja yang luar biasa dari jajaran Polri mulai tingkat paling bawah hingga petinggi Polri di bawah komando, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Kena Tegur Jokowi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Bereaksi, Berikan Perintah Khusus ke Anak Buahnya

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi seperti dikutip dari Antara.com, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri hingga menyentuh angka 80,2 persen mengalahkan lembaga penegak hukum lainnya, termasuk lembaga antikorupsi, KPK.

Sebelumnya, tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum selalu menempatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di posisi pertama. Tren itu terjadi sejak 2014 hingga 2018.

Selama kurun 10 tahun terakhir atau satu dekade, tingkat kepuasan publik terhadap Polri dari data Indikator Politik Indonesia, yakni 2014 sebesar 57,5 persen, 2015 sebesar 68,6 persen.

Kemudian, terus meningkat pada 2016 mencapai 73,2 persen, 2017 sebesar 76,5 persen, 2018 sebesar 79,8 persen, 2019 sebesar 80 persen.

Dan tahun 2020 kembali turun ke angka 72 persen, namun melonjak naik pada 2021 ke angka 80,2 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved