Breaking News:

Solstis Desember Berdampak Waktu Siang Jadi Lebih Panjang, Ini Rincian Durasinya di Beberapa Daerah

Fenomena alam Solstis Desember akan berdampak waktu siang lebih panjang dari hari biasanya.

Editor: N Anastasia
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Situasi langit Berawan di Pelabuhan PLBL Liem Hie Djung, Kabupaten Nunukan, siang hari, belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM - Fenomena alam Solstis Desember akan berdampak waktu siang lebih panjang dari hari biasanya.

Fenomena ini akan dirasakan oleh sejumlah daerah dengan rincian waktu lebih panjang.

Solstis Desember atau Titik Balik Matahari di Bulan Desember adalah fenomena ketika Matahari berada paling selatan dari ekuator ketika tengah hari.

Adapun durasi siang di bawah lingkar kutub Utara seperti Lintang 65,7 derajat LU saat Solstis Desember yakni 3,1 jam.

Selain itu, durasi siang di Lingkar Kutub Utara ketika Solstis Desember sebesar 2,2 jam dan Matahari benar-benar tidak terbit saat berada di Lintang 67,4 derajat LU.

Baca juga: Apa Itu Fenomena Solstis Desember atau Titik Balik Matahari 21 Desember? Ini Penjelasan LAPAN

Hal ini disebabkan oleh sinar Matahari yang dibiaskan oleh atmosfer Bumi.

Sehingga Matahari terbit lebih cepat dan terbenam lebih lambat jika dibandingkan dengan ketika tidak dibiaskan.

Solstis Desember bergeser dalam waktu ratusan hingga ribuan tahun.

Pergeseran ini disebabkan oleh presesi apsidal, yakni bergesernya titik perihelion Bumi (titik terdekat Bumi dari Matahari) terhadap titik pertama Aries/Hamal.

Setiap harinya, Bumi berotasi pada sumbunya selama 23 jam 56 menit 4 detik dari Barat ke Timur berlawanan arah jarum jam.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved