Berita Nunukan Terkini
Jago Berhitung, Pelajar Berprestasi Tingkat Internasional di Nunukan Terima Beasiswa dari Pemda
Seorang pelajar SD berprestasi non akademik tingkat internasional di Nunukan, menerima beasiswa dari pemerintah daerah sebesar Rp5 juta.
Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Seorang pelajar SD berprestasi non akademik tingkat internasional di Nunukan, menerima beasiswa dari pemerintah daerah sebesar Rp5 juta, Senin (27/12/2021), siang.
Adalah Zalfa Irdina Muslim (11), merupakan siswi kelas V SD Ibnu Sina, yang pada tahun 2020 memperoleh perunggu pada Olimpiade Matematika tingkat Internasional di Thailand.
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa Kaltara Unggul Terakhir Senin 1 Oktober 2021, Total Pendaftar Capai 7.257 Orang
"Babak pengisiannya di Nunukan. Finalnya di Thailand, tapi karena pandemi jadi via online aja," kata Zalfa Irdina Muslim kepada TribunKaltara.com.
Anak ke-2 dari tiga bersaudara itu dari kelas 1 sudah jago berhitung. Bahkan ia menganggap Matematika adalah pelajaran yang paling gampang.
"Saya suka berhitung. Paling gampang belajar Matematika," ucap Zalfa Irdina Muslim sembari tersenyum.
Zalfa merupakan satu dari 283 pelajar dan Mahasiswa yang mendapatkan Beasiswa Nunukan Cerdas tahun ini dengan kategori yang berbeda-beda.
Gadis kecil berhijab itu, mengaku uang beasiswa yang ia peroleh dari Pemda akan digunakan untuk keperluan sekolah.
Tak hanya itu, sebagian uangnya akan digunakan untuk membeli perlengkapan Taekwando.
"InsyaAllah bulan Februari saya ikut kejuaraan Taekwando tingkat provinsi di Balikpapan," ujar Zalfa Irdina Muslim.
Saat ditanyai mengenai cita-citanya, Zalfa Irdina Muslim menjawab ingin menjadi seorang dokter.
"Mau jadi dokter karena suka aja lihatnya. Tapi takut sama darah," tuturnya.
Ditambahkan ibunya, Ely, untuk menunjang kemampuan putrinya, dia sampai membayar guru les buat Zalfa.
Bahkan, sebelumnya anak pertama Ely juga meraih perunggu pada olimpiade yang sama dengan Zalfa.
"Abangnya juga ikut Olimpiade yang sama sebelumnya dan dapat perunggu juga. Kalau Zalfa, dibimbing sama guru les saat persiapan Olimpiade," ungkapnya.
Baca juga: Beasiswa Kaltara Unggul Disosialisasikan, Mahasiswa Malinau Usul Kemudahan Administrasi Pendaftaran
Sebagai seorang ibu, Ely menuturkan dirinya tak pernah mengatur jadwal anaknya untuk belajar.
"Saya tidak terlalu memaksa mereka untuk belajar. Mereka inisiatif aja belajarnya. Dan saya selalu suport kebutuhan belajar anak-anak," imbuhnya.
(*)
Penulis: Febrianus Felis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/zalfa-irdina-muslim-11-bersama-sang-ibu-seusai-menerima-beasiswa-nunukan-cerdas.jpg)