Berita Kaltara Terkini

Sepanjang Tahun 2021, PN Tanjung Selor Klaim Tuntaskan 91,79 Persen Perkara

Sepanjang tahun 2021, PN Tanjung Selor berhasil memutuskan 221 perkara pidana dari 237 perkara yang masuk.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Ketua PN Tanjung Selor Abdullatip bersama jajaran PN Tanjung Selor saat menyampaikan penyelesaian perkara di PN Tanjung Selor sepanjang 2021. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Sepanjang tahun 2021, PN Tanjung Selor berhasil memutuskan 221 perkara pidana dari 237 perkara yang masuk.

Dari 237 perkara pidana yang masuk, 121 diantaranya berasal dari kasus narkotika, 29 perkara dari kasus judi.

Lalu, 15 perkara dari perlindungan anak, 30 kasus pencurian, 10 kasus minerba, 5 kasus penggelapan, dan kasus lainnya sebanyak 27 kasus. Dengan demikian, 16 perkara pidana sisanya yang belum putus pada tahun 2021 akan dilanjutkan di tahun 2022.

Baca juga: Tidak Ingin Perpanjang Persoalan dengan PDIP, Norhayati Andris Cabut Gugatan di PN Tanjung Selor

Untuk perkara perdata gugatan tercatat, sebanyak 68 kasus masuk pada tahun 2021 dan 13 kasus sisa tahun 2020 sebelumnya.

Sehingga dari 81 kasus yang masuk di 2021, tercatat sebanyak 66 kasus perdata berhasil putus, sedangkan 15 kasus lainnya dilanjutkan pada tahun 2022 mendatang.

Baca juga: Sistem Informasi Terbaik se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, PN Tanjung Selor Raih Juara 1

Menurut Ketua PN Tanjung Selor, Abdullatip, secara persentase produktivitas pengadilan dalam memutuskan perkara di tahun 2021 mencapai lebih dari 90 persen, hal ini ungkapkan melalui rilis resminya, Jumat (31/12/2021).

"Secara rasio produktivitas penanganan perkara sebesar 91,79 persen dan menyisakan sebesar 8,21 persen perkara yang belum putus," kata Abdullatip.

Penasehat hukum dan terdakwa Iwan Setiawan usai pembacaan putusan kasus di Ruang Sidang Cakra, PN Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (2/9/2021) lalu. (TribunKaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi)
Penasehat hukum dan terdakwa Iwan Setiawan usai pembacaan putusan kasus di Ruang Sidang Cakra, PN Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (2/9/2021) lalu. (TribunKaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi) (TribunKaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi)

Abdullatip mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras segenap pihak di pengadilan.

Pihaknya pun berharap, di tahun 2022 mendatang kinerja pengadilan dapat meningkat sehingga memberikan kepastian hukum bagi masyarakat di Bulungan.

Baca juga: JPU Keberatan Vonis Majelis Hakim PN Tanjung Selor Kepada Iwan Setiawan, Fajar:Kami Bawa ke Pimpinan

"Tentu ini capaian dan peran semua pihak, mulai dari wakil ketua, para hakim, panitera, sekretaris dan seluruh staf yang berada di PN Tanjung Selor, yang telah bekerja keras kerja siang malam untuk menyelesaikan perkara," ujarnya.

Terpisah, Juru Bicara PN Tanjung Selor Mifta Holis Nasution mengatakan, beberapa kasus yang belum tuntas di tahun 2021 baik dari perkara pidana maupun dari perkara perdata dikarenakan kasus masuk di penghujung tahun.

Sehingga berdasarkan tahapan yang ada, kasus-kasus tersebut harus dilanjutkan di tahun 2022 mendatang.

Baca juga: Agustus 2021, Belanja APBN Capai 50,88 Persen, KPPN Tanjung Selor Dorong Satker Percepat Realisasi

"Iya, dia masuk di akhir tahun, jadi itu belum selesai, tentu nanti dilanjutkan di 2022," kata Mifta Holis Nasution.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved