Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Pria yang Tendang Sesajen di Lokasi Erupsi Gunung Semeru Masih Dicari, Terancam 4 Tahun Penjara

Nasib pria yang menendang dan membuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru kini terancam masuk penjara.

Editor: N Anastasia
Twitter.com/Setiawan3833
Tangkap layar video viral seorang pria tendang sesajen di kawasan erupsi Gunung Semeru. 

TRIBUNKALTARA.COM - Nasib pria yang menendang dan membuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru kini terancam masuk penjara.

Pria yang masih tak diketahui identitasnya itu terancam dibui selama 4 tahun karena aksinya yang viral tersebut.

Polres Lumajang hingga kini masih melakukan pencarian pelaku yang belum ditemukan.

Tidak hanya itu, polisi juga memburu pihak yang menyebarkan atau pengunggah video tersebut juga akan ditindak.

Baca juga: Nasib Pria yang Tendang Sesajen di Gunung Semeru, Video Viral Kini Berujung Diburu Polisi

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti, polisi memastikan bakal menindak tegas pelaku yang melakukan perbuatan intoleransi dengan menendang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru.

"Apabila sudah kami amankan pelakunya, maka penyebar video tersebut juga akan mendapatkan sanksi hukuman sesuai dengan perbuatannya," kata Eka di Lumajang seperti dikutip dari keterangan resminya, Rabu (12/1/2022) seperti dikutip dari KompasTV.

Aksi pria membuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru.
Aksi pria membuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru. (Twitter.com/Setiawan3833)

Kata polisi, pelaku penendag sesajen itu dapat dijerat dengan Pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian dan penghinaan terhadap suatu golongan.

Dalam aturan itu, disebutkan barang siapa dimuka umum menyatakan perasaan permusuhan kebencian dan penghinaan terhadap suatu golongan warga negara Indonesia, maka dapat dijerat hukuman dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda.

Sedangkan terkait dengan penyebar atau pengunggah video yang viral itu bisa dijerat dengan UU No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca juga: Pemuda Tapanuli Nekat Bakar Temannya Sendiri, Berawal Kesal Motornya Sering Dipinjam

Dalam aturan tersebut, dikatakan setiap orang yang sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian permusuhan terhadap individu atau kelompok warga masyarakat berdasarkan suku, agama, ras dan golongan tertentu ancamannya adalah penjara paling lama 6 tahun dan denda paling besar Rp1 miliar.

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved