Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Vaksinasi Booster Dimulai, Satgas Covid-19 Kaltara Minta Pemda Mendata Kebutuhan Vaksin Moderna

Vaksinasi booster dimulai, Satgas Covid-19 Kaltara minta kabupaten kota mendata kebutuhan vaksin Moderna.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Vaksinasi booster dimulai, Satgas Covid-19 Kaltara minta kabupaten kota mendata kebutuhan vaksin Moderna.

Vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster untuk masyarakat umum telah dapat dimulai pada hari ini.

Saat ini, pelaksanaan vaksin booster diprioritaskan bagi sasaran lansia.

Baca juga: Semua Wilayah di Kaltara Raih WTP, Tarakan Tertinggi Selesaikan Kerugian Daerah, Tembus 94,28 Persen

Menurut pihak Satgas Covid-19 Kaltara, stok vaksin untuk kebutuhan booster masih mencukupi, terkecuali untuk vaksin merk Moderna.

Hal tersebut diungkapkan oleh Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy saat ditemui TribunKaltara.com, usai rapat virtual bersama stakeholder pelaksana vaksinasi di Kaltara, Rabu (12/1/2022).

"Kami sampaikan stok vaksin yang ada di Kaltara, pada intinya di tanggal 12 Januari ini kita sudah diminta untuk memulai pelaksanaan vaksinasi booster," kata Agust Suwandy.

"Kita ada vaksin Pfizer, AstraZeneca yang bisa digunakan, untuk Moderna kita belum ada," katanya.

Menurut Agust, vaksin Moderna dibutuhkan untuk keperluan booster penerima vaksinasi primer (dosis satu dan dosis dua) dengan merk vaksin AstraZeneca.

"Untuk vaksin satu dan vaksin duanya itu Sinovac, kita bisa berikan Pfizer untuk vaksin boosternya," terangnya.

"Kalau untuk vaksin satu dan duanya itu AstraZeneca, kita harus berikan Moderna, dan itu kita belum ada," sambungnya.

Pihaknya pun meminta kepada stakeholder terkait dan juga Dinkes di kabupaten kota, untuk melakukan pendataan perkiraan kebutuhan vaksin merk Moderna untuk keperluan booster.

Baca juga: Wacanakan Gelar Pelatihan Bagi Petani, Kepala DPKP Kaltara Heri Rudiyono: Harus Punya Ilmu Dulu

"Kita minta kabupaten kota untuk menghitung dulu kebutuhannya agar nanti bisa kami ajukan Moderna ke pusat," tuturnya.

Terkait dosis yang digunakan dalam booster, Agust menerangkan khusus untuk booster akan menggunakan separuh dosis dari dosis vaksinasi primer.

Artinya untuk keperluan booster vaksin Pfizer hanya diberikan 0,15 ml kepada penerima vaksinasi, sedangkan untuk vaksin untuk Moderna, atau merk lainnya diberikan dosis sejumlah 0,25 ml.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved