Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Pelindo Tak Sediakan Toilet Portable, Selama Pos Angkutan Laut Nataru, Ini Jadi Catatan KSOP Tarakan

Evaluasi dilakukan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kota Tarakan saat pelaksanan posko angkutan laut selama Nataru.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Aktivitas debarkasi dan embarkasi penumpang saat kedatangan kapal di Pelabuhan Malundung Kota Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Sejumlah evaluasi dilakukan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kota Tarakan saat pelaksanan posko angkutan laut selama Nataru.

Ada tiga instasi yang diberikan catatan agar bisa melakuka pembenahan. Dikatakan Kepala KSOP Kelas III Kota Tarakan, Capt. Hermawan, empat instansi tersebut di antaranya PT Pelindo Persero Regional Tarakan, PT. Pelni Cabang Tarakan dan TKBM “Karya” Pelabuhan Tarakan.

Adapun untuk PT Pelindo Persero Regional Tarakan dikatakan Capt. Hermawan, evaluasinya di antaranya pertama ditemukan tidak ada toilet portable di depan terminal penumpang atau di halaman parkir sehingga banyak calon penumpang atau pengantar yang masuk ke dalam terminal penumpang untuk buang air besar maupun kecil.

Baca juga: Revisi Larangan Mudik, KSOP Nunukan Siapkan 2 Posko Angkutan Laut, Berikut Syarat Pelaku Perjalanan

Kedua lanjut Capt. Hermawan, tidak adanya petugas PT. Pelindo yang berjaga di depan pintu boarding sehingga banyak pengantar yang masuk. Petugas Pelindo terlalu banyak di pintu masuk trestel. Lalu tidak adanya petugas berjaga di area ISPS CODE (lini 1) sehingga banyak orang tidak berkepentingan bisa masuk ke area tersebut.

Selanjutnya, evaluasi masih untuk Pelindo, tidak adanya petugas PT Pelindo di area parkir mengakibatkan pengunjung memarkir kendaraan tidak teratur.

“Jalur tunggu kendaaran pada saat penumpang keluar berbenturan dengan mobil truck yang akan melakukan bongkar muat barang ke kapal mengakibatkan kurang amannya bagi keselamatan penumpang serta keselamatan orang lain,” bebernya.

Pelindo diharapkan bisa menambah personel di lapangan agar bisa mengantisipasi hal tersebut. Selanjutnya Pelindo diharapkan meningkatkan koordinasi dengan PT. Pelni ataupun operator kapal penumpang demi kelancaran dan efektivitas kegiatan embarkasi dan debarkasi penumpang.

Baca juga: KSOP Tarakan Gelar Rakor Soal Pengamanan Angkutan Laut Jelang Nataru, Singgung Penyebaran Covid-19

“Dan ini catatan terpenting, agar disiapkan tempat lebih representative lagi bagi petugas kesehatan pelabuhan untuk validasi mengigat tempat yang ada sekarang dirasakan kurang aman dan kurang nyaman,”jelasnya.

Evaluasi selanjutnya dari pihaknya, masih banyak orang berjualan di dalam area parkir maupun depan terminal penumpang sehingga terkesan seperti pasar.

Kemudian, trestel kayu untuk penumpang naik sebagian sudah mengalami kerusakan (berlubang_ dan dimohon agar Pelindo Tarakan segera melakukan perbaikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved