Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Tunggu Pemerintah Pusat, Tahun ini Kemenag Bulungan Persiapkan Keberangkatan Haji untuk 84 Orang

Masih tunggu pemerintah pusat, tahun 2022 Kemenag Bulungan persiapkan keberangkatan Haji untuk 84 orang.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Bulungan Mursal Noer Jumat (14/1/2022). (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI) 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Masih tunggu pemerintah pusat, tahun 2022 Kemenag Bulungan persiapkan keberangkatan Haji untuk 84 orang.

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulungan telah mempersiapkan rencana keberangkatan jemaah calon haji perdana setelah 2 tahun lamanya akibat efek pandemi Covid-19.

Data per-14 Januari 2022 Kemenag Bulungan mencatat ada 84 calon jemaah haji yang akan berangkat ke Arab Saudi.

Baca juga: Khawatir Disalahgunakan & Ada Proker Baru Menag, Kemenag Bulungan Bakar 4.000 Buku Nikah Stok Lama

"Untuk jemaah haji Kabupaten Bulungan yang waiting list telah mendaftar tunggu berangkat ada 84 orang," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Bulungan Mursal Noer Jumat (14/1/2022).

Tak hanya itu, Mursal dan jajaran Kemenag Bulungan pun tengah mempersiapkan keberangkatan haji di masa pandemi bersama stakeholder terkait.

"Untuk saat ini kita masih menunggu keputusan pemerintah pusat, kapan memberangkatkan para calon jemaah akan ke sana (arab saudi)," ujarnya.

Lebih lanjut, dari 84 calon jemaah haji, Mursal pun belum menerima informasi satu pun yang ingin membatalkan berangkat ke tanah suci Mekkah, Arab Saudi.

"Sampai ini tidak ada calon jemaah haji, menarik kembali dana mereka, kecuali bagi mereka yang mohon maaf meninggal dunia," ungkapnya.

Selain itu, sejak tanggal 8 Januari 2022 lalu, pendaftaran calon jemaah umrah pun telah dibuka.

"Allhamdulillah, bahwa dibuka tanggal 8 januari kemarin pendaftaran umrah, ini juga karena tingginya antusiasme warga Bulungan untuk menunaikan ibadah umrah," ujarnya.

Sementara itu, Mursal juga mengingatkan kepada masyarakat, bagi yang ingin mendaftar berangkat menjalankan ibadah haji dan umrah harus taat peraturan pengumpulan berkas berlaku di tengah era pandemi Covid-19.

Baca juga: Kapal Motor Mengangkut Barang Nyaris Karam di Muara Sungai Kayan Bulungan, Dua Mobil Terendam

"Paling tidak dokumen-dokumen penting, yang harus dipersiapkan ya, lengkapi masa berlaku pasport, kedua tes PCR, ketiga jalani masa karantina di hotel Jakarta 1 hari, jika negatif esok harinya, langsung berangkat ke Madinah tes PCR lagi 1 kali dan karantina 5 hari, jika hasilnya negatif bisa menjalankan shalat di Masjid Nabawi dan kegiatan lainnya," ucapnya.

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved