Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Nahkoda KM Dua Satu Diperiksa, UPP Tanjung Selor: Pemeriksaan Masih Berlangsung dan Belum Final

Nahkoda KM Dua Satu diperiksa, UPP Tanjung Selor: Pemeriksaan masih berlangsung dan belum final.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Kegiatan Pemeriksaan Nahkoda KM Dua Satu dan Kepala Kamar Mesin (KKM) oleh Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung Selor dan dibantu Tim Ksyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kota Tarakan (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Nahkoda KM Dua Satu diperiksa, UPP Tanjung Selor: Pemeriksaan masih berlangsung dan belum final.

KM Dua Satu yang karam di perairan Sungai Kayan sekitar Desa Salimbatu pada pukul 00.30 Wita, Jumat (14/1/2022) dini hari lalu.

Hari ini Sabtu (15/1/2022) pihak Plh Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung Selor Mulyono, masih berlangsung proses pemeriksaan Nahkoda KM Dua Satu dan Kepala Kamar Mesin (KKM).

Baca juga: Kemenag Kaltara Imbau Calhaj Punya Sertifikat Manasik Haji Profesional: Siapkan Dana Rp 7 Juta

"Pemeriksaan terhadap Nahkoda KM Dua Satu dan KKM serta para operator yang dilaksanakan pada hari ini, ini sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 9 tahun 2019 tentang pemeriksaan kecelakaan kapal," ungkapnya Sabtu (15/1/2022).

"Dan juga dengan berkenaan sesuai peraturan menteri perhubungan nomor 6 tahun 2020 tentang tata cara pengurusan kapal," kata Plh Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung Selor Mulyono.

Lebih lanjut, Mulyono pun juga dibantu oleh jajaran Ksyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kota Tarakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap Nahkoda KM Dua Satu dan KKM.

"Kita juga di back-up oleh teman-teman penyidik KSOP Kota Tarakan dan hari ini masih berlangsung dan belum final, soalnya kita masih melanjutkan pemeriksaan Nahkoda dan KKM," ujarnya.

Diketahui, Mulyono pun masih lakukan olah data TKP lebih mendalam tentang apa penyebab permasalahan KM Dua Satu karam di sekitar perairan Sungai Kayan.

"Ya point utama yang masih kami lakukan pemeriksaan maraton dari pagi sampai sekarang untuk mencari tahu apa letak terjadinya kapal karam, apakah di situ ada unsur kelalaian dan sebagainya, jadi mohon bersabar hasil pemeriksaan kita," ucapnya.

Tak hanya itu, bila benar ditemukan ada kelalaian oleh Nahkoda KM Dua Satu, Mulyono tidak tanggung-tanggung akan mengambil sanksi tindak tegas.

Baca juga: Atasi Soal Syarat Berangkat Calon Haji & Umrah, SAHI Kaltara Bakal RoadShow ke Kabupaten dan Kota

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved