Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Ratusan PMI Ada di Depot Tahanan Imigresen Tawau, Menunggu Dipulangkan, Ini Penjelasan BP2MI Nunukan

Hingga kini belum ada kepastian untuk mendeportasi ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Tawau, Malaysia.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Deportasi PMI melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, belum lama in. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Hingga kini belum ada kepastian untuk mendeportasi ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Tawau, Malaysia.

Sebelumnya, sebanyak 239 PMI dikabarkan akan dipulangkan kembali ke tanah air pada awal Januari 2022.

Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, FJ Ginting menduga ketidakpastian pemulangan ratusan PMI tersebut ada kaitannya dengan antisipasi varian Omicron yang telah terdeteksi di Malaysia.

"Sampai saat ini, kami belum dapat informasi kapan 239 PMI itu dideportasi. Mungkin karena dunia lagi ramai bicarakan varian Omicron, sehingga ada penundaan sedikit," kata FJ Ginting kepada TribunKaltara.com, Sabtu (15/01/2022), pukul 13.00 Wita.

Baca juga: Ingin Masuk Secara Ilegal ke Malaysia, 21 Penumpang Terjaring Sweeping BP2MI di Pelabuhan Nunukan

Ginting menjelaskan, kebijakan untuk mendeportasi PMI harus menunggu kebijakan pemerintah Malaysia.

"Konsulat RI di Tawau hanya menyesuaikan apa yang menjadi kebijakan di negara Malaysia," ucapnya.

Baca juga: Update Tambah 4, Kasus Covid-19 Nunukan jadi 6.219, Berasal dari Pekerja Migran Indonesia & 2 Sembuh

Ginting mengaku pihaknya selalu siap menerima kepulangan para PMI di Bumi Penikindi Debaya ini.

"Mereka itu saudara-saudara kita juga, jadi kami selalu siap menerima kepulangan mereka. Ya, alhamdulillah Nunukan masih bersih dari kasus Covid-19 termasuk varian Omicron," ujarnya.

Deportasi PMI melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, belum lama ini.
Deportasi PMI melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, belum lama ini. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

Sementara itu, Staf Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya Konsulat RI di Tawau, Emir Faisal, menuturkan, terkait deportasi PMI pihaknya masih menunggu kesiapan pemerintah daerah Nunukan untuk menerima.

Baca juga: Dua Pekerja Migran Indonesia Positif Covid-19, Jubir Satgas Nunukan Sebut Kasus Aktif Jadi 48

"Kami menunggu kesiapan Nunukan menerima dan kesiapan pemulangan dari Depot Imigresen Tawau," ungkap Emir Faisal melalui pesan WhatsApp.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved