Berita Daerah Terkini

Ayah di Balikpapan Rudapaksa Anak Kandungnya, Terbongkar setelah Korban Cerita ke Wali Kelas

Aksi bejat seorang ayah rudapaksa anak kandung, kasus asusila di Balikpapan ini terbongkar setelah korban cerita ke wali kelas.

TRIBUNKALTIM.CO / DWI ARDIANTO
Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro menunjukkan barang bukti satu set pakaian anak korban rudapaksa ayah kandung sendiri di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (20/1/2022). (TRIBUNKALTIM.CO / DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTARA.COM, BALIKPAPAN - Aksi bejat seorang ayah rudapaksa anak kandung, kasus asusila di Balikpapan ini terbongkar setelah korban cerita ke wali kelas.

Pria berinisial HS (38) terancam hukuman penjara 7 tahun, setelah terbongkar melakukan aksi rudapaksa terhadap anak kandungnya di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Hasil penyelidikan polisi menemukanadabya bukti hasil visum korban, yang merupakan anak kandung HS, warga Margomulyo, Balikpapan.

Bahkan aksi rudapaksa yang dilakukan HS kepada anak kandungnya terjadi secara berulang-ulang.

HS yang berstatus pengangguran itu dikenakan pasal 81 ayat 2 dan 3 tahun 2016 tentang perlindungan anak.

Ia terancam mendekam di balik jeruji besi lebih dari 7 tahun kurungan.

Baca juga: Tangani Kasus Asusila yang Dilakukan Oknum Guru, Polisi Libatkan LPSK, Psikolog dan Pemkot Tarakan

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro menagatakan telah mendapat laporan dari ibu kandung korban pada 11 Januari 2022, lalu.

"Kami dari penyidik telah menetapkan tersangka atas nama HS (38), pekerjaan tidak bekerja dengan barang bukti satu set baju korban," ujarnya, Kamis (20/1/2022).

Rengga menambahkan, pelaku melakukan rudapaksa ke anak kandungnya sebanyak dua kali, pada Desember 2021 dan Januari 2022.

Polisi sudah mengamankan HS pada Rabu (19/1/2022) pukul 20.00 Wita di kediaman pelaku, kawasan Kampung Baru, Balikpapan.

Dalam penangkapan itu, HS nyaris melarikan diri, tetapi polisi bisa mengamankan pelaku.

Hingga kini, polisi masih mengembangkan penyelidikan terkait alasan HS merudapaksa anak kandungnya sendiri.

Belakangan diketahui, HS dan istrinya sudah bercerai.

HS itu hanya tinggal bersama anak kandungnya berjenis kelamin perempuan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved