Berita Nasional Terkini

Jenderal Bintang Tiga di Institusi Listyo Sigit Bereaksi, Beber Nasib Edy Mulyadi Jika Mangkir Lagi

Jenderal bintang tiga di institusi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Pranowo bereaksi, beber nasib Edy Mulyadi jika mangkir lagi.

Editor: Amiruddin
Tribunnews.com/Istimewa
Mantan jurnalis senior, Edy Mulyadi kini harus berurusan dengan kepolisian gegara ucapannya yang diduga menghina Kalimantan. 

TRIBUNKALTARA.COM - Jenderal bintang tiga di institusi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bereaksi, beber nasib Edy Mulyadi jika mangkir lagi.

Kasus dugaan ujaran kebencian yang melibatkan Edy Mulyadi terus bergulir di Bareskrim Mabes Polri 

Meskipun Jumat pagi tadi, Edy Mulyadi tak menghadiri panggilan di Bareskrim Mabes Polri 

Baca juga: Sudah Periksa 38 Saksi, Bareskrim Mabes Polri Periksa Edy Mulyadi Jumat Pagi Ini, Segera Ditahan?

Nama eks Caleg, Edy Mulyadi jadi sorotan karena pernyataannya belum lama ini yang viral diduga menghina Kalimantan.

Teranyar Jenderal bintang tiga di institusi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bereaksi atas tak hadirnya Edy Mulyadi memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri 

Adalah Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto yang buka suara menanggapi mangkirnya Edy Mulyadi.

Mantan Kabaharkam Polri tersebut menyebut pihaknya bakal menjemput paksa Edy Mulyadi jika kembali tidak hadiri pemanggilan kedua terkait dugaan kasus ujaran kebencian.

Diketahui, Edy Mulyadi dilaporkan sejumlah organisasi masyarakat terkait pernyataannya yang viral di media sosial.

Satu di antaranya menyebutkan 'Kalimantan Tempat Buang Anak Jin'.

Agus menuturkan pihaknya akan menjemput paksa Edy Mulyadi jika kembali tidak hadiri pemanggilan polisi sebagai saksi.

Sebaliknya, dia meminta Edy Mulyadi untuk mengikuti prosedur hukum.

Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. (Surya.co.id/Luhur Pambudi)
Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. (Surya.co.id/Luhur Pambudi) (Surya.co.id/Luhur Pambudi)

"Panggilan kedua dengan perintah membawa. Tadi koordinasi dengan Dirsiber cukup panggilan kedua dengan perintah membawa," kata Agus kepada wartawan, Jumat (28/1/2021).

Agus mengingatkan bahwa tidak hadir dalam pemeriksaaan tak membuat proses penyidikan bakal berhenti. Karena itu, Edy Mulyadi diminta untuk mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

"Silakan aja ikuti mekanisme penyidikan yang sedang berjalan. Menunda hadir kan tidak menghindarkan proses yang sedang berjalan," jelas Agus.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved