Berita Tarakan Terkini

Mulai Februari Tahun 2022, Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen di Sekolah Digelar di Kota Tarakan

Mulai Februari Tahun 2022, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di Kota Tarakan siap digelar.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Pelaksanaan PTM di salah satu sekolah di Kota Tarakan. T 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Mulai Februari 2022, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen siap digelar.

Pelaksanaan PTM full 100 persen mengacu pada terbitnya SKB Empat menteri yakni Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, Menteri Agam dan Menteri Dalam Negeri Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/Menkes/6678/2021 dan Nomor 443-5847 Tahun 2021 Tentang Penyesuaian SKB Empat Menteri pembalajaran di masa pandemi.

“Di situ disampaikan bahwa daerah yang sudah masuk dalam PPKM Level 1 dan Level 2, yang sudah memiliki capaian vaksinasi tenaga pendidikan dosis kedua 80 persen, lansia di atas 50 persen maka sudah bisa melaksanakan PTM 100 persen,” urai Khairul, Wali Kota Tarakan.

Baca juga: Tiga Pekan PTM Berjalan Aman, Kepala SMPN 1 Tanjung Selor Singgung Vaksinasi dan Prokes

Ia melanjutkan, PTM yang dimaksudkan adalah PTM secara full di sekolah dari Senin sampai hari Sabtu dengan ketentuan jam belajar maksimal enam jam.

Menyoal vaksinasi, saat ini vaksinasi posisi di atas 93 persen. “Bahkan di tingkat kependidikan sudah mencapai 98 persen. Lansia kita sudah 65 persen di atas dari target 50 persen,” urainya.

Baca juga: Tiga Pekan Laksanakan PTM, Kepsek SMPN 1 Tanjung Selor, Klaim Tidak Ada Siswa Terpapar Corona

Sehingga sekolah di Tarakan seharusnya sudah bisa melaksanakan PTM full 100 persen. Ia melanjutkan, 100 persen dimaksudkan adalah aktivitas pembelajaran setiap hari full kapasitas dengan maksimal enam jam lama belajar.

“Kita sudah mulai sejak Januari persiapan dan pelaksanaan full PTM di Februari ini,” ujar Khairul.

Pelaksanaan PTM di salah satu sekolah di Kota Tarakan. T
Pelaksanaan PTM di salah satu sekolah di Kota Tarakan. T (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Karena lanjutnya jika mengacu SKB Empat Menteri, mestinya sudah berjalan namun karena sebelumnya Disdikbud Tarakan masih harus melakukan sosialisasi.

Ia melanjutkan, antusias pihak sekolah relative menyambut gembira adanya pelaksanaan PTM full 100 persen ini.

Baca juga: Adanya Ancaman Omicorn, Wakil Ketua DPRD Bulungan Hamka Minta PTM 100 Persen Tingkat SD Dievaluasi 

“Karena dalam SKB Empat Menteri ini sebenarnya sudah mulai berlaku semester 2 tahun 2022 di Januari dan tidak ada lagi opsi pembelajaran jarak jauh,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Khairul, terkait vaksinasi murid, ia menegaskan tidak menjadi syarat dalam SKB Empat Menteri untuk pelaksanaan PTM.

“Yang menjadi syarat itu tenaga pendidik dan kependidikanya yang divaksin. Termasuk tamu yang datang ke sekolah,” urainya.

Baca juga: Antisipasi Kasus Aktif Covid-19 Serang Pelajar, Bupati Bulungan Minta PTM 100 Persen Dikaji Kembali

Sehingga diinstruksikan nanti setiap sekolah ada menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

“Kalau ada tamu mau masuk ke sekolah harus scan barcode di aplikasi PeduliLindungi. Termasuk guru-gurunya,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved