Berita Nunukan Terkini

Edarkan Sabu, Seorang Pelajar SMA & Oknum Honorer Satpol PP di Kabupaten Nunukan Dibekuk Polisi

SEeorang pelajar dan oknum honorer Satpol PP Nunukan dibekuk Polisi lantaran diketahui mengedarkan sekaligus memakai narkotika jenis sabu

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Lusgi
Salah satu tersangka edarkan sabu bersama barang bukti yang berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Nunukan, belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Seorang pelajar dan oknum honorer Satpol PP Nunukan dibekuk Polisi lantaran diketahui mengedarkan sekaligus memakai narkotika jenis sabu, Kamis (30/01/2022), sekira pukul 22.00 Wita.

Dua pria tersangka yang dimaksud yakni berinisial Y (36) oknum honorer Satpol PP Nunukan dan HW (19) salah seorang pelajar SMA di Nunukan.

Kasat Reskoba Polres Nunukan, Iptu Lusgi Simanungkalit mengatakan Y dan HW tinggal bertetangga dan dibekuk di Jalan Gajah Mada, RT 09, Kelurahan Nunukan Tengah.

Baca juga: Kodim 0911 Nunukan Ringkus 6 Tersangka Kurir dan Pemakai Sabu, Satu WNA Malaysia jadi DPO

"Tersangka Y dan HW tinggal bertetangga. Barang bukti (BB) sabu yang kami amankan berat brutonya 17,89 gram. BB kami temukan dalam sepatu PDL yang digunakan Y," kata Lusgi Simanungkalit kepada TribunKaltara.com, Jumat (04/02/2022), pukul 08.30 Wita.

Lebih lanjut Lusgi sampaikan, kedua tersangka itu merupakan pengedar sekaligus pemakai sabu. Diketahui, Y ditugaskan berjaga malam di rumah Dinas Sekda Nunukan.

"HW itu orangtuanya di Tawau. Dia tinggal di Nunukan sama neneknya. Jadi kalau ada barang, HW disuruh Y jual ecer. Setiap laku 4 gram si pelajar itu dikasi fee dan sabu juga. Karena kuat pakai juga anak itu," ucapnya.

Baca juga: BNNK Tarakan Musnahkan 17,5 Gram Sabu, Agus Sutanto: Wilayah Selumit Pantai Rawan Peredaran Narkoba

Lusgi menuturkan, tersangka selalu bersama-sama saat melakukan pekerjaan haram itu.

Mulai dari mengambil narkoba di dermaga tradisional Mantikas, Pulau Sebatik hingga mengedarkannya kepada pelanggan mereka.

Ia menduga kuat sabu tersebut berasal dari negeri jiran, Malaysia.

Barang bukti yang berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Nunukan, belum lama ini.
Barang bukti yang berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Nunukan, belum lama ini. (TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Lusgi)

"Mereka berdua taunya ambil di Sebatik. Aksinya sudah tiga kali. Setiap ngambil ke Sebatik jumlahnya 7 set sabu. Terakhir 5 set, karena 2 set hanyut di parit. Mereka simpan di plastik minuman lalu ditindis batu. Pas hujan deras hanyut dibawa air. Mereka sudah nyari tapi nggak ketemu," ujarnya.

Lusgi mengaku, pihaknya akan melakukan pendalaman ke sekolah tempat HW menuntut ilmu.

Baca juga: Polres Tarakan Kawal Pelimpahan Kasus Sabu ke Kejaksaan, Dalami Keterlibatan Jejaring dari Kaltim

"Kita antisipasi jangan sampai anak anak pelajar sudah jadi pemakai," tuturnya.

Dia juga menyayangkan aksi Y yang melibatkan anak sekolah dalam mengedarkan narkoba.

Utamanya tersangka Y juga sudah mengabdi sebagai honorer di lingkungan Pemerintah Daerah Nunukan selama belasan tahun.

"Alasannya selalu ekonomi. Tapi yang disayangkan kenapa libatkan anak sekolah untuk menjadi kurir," ungkapnya.

Baca juga: Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Edarkan Sabu 16 Kg, Anak Buah Idham Azis Terancam Hukuman Mati

Dalam kasus ini, Polisi menerapkan Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 (1) Subsider Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved