Berita Daerah Terkini

Pasutri Miliki Ladang Ganja di Perbatasan Papua Nugini-Papua, Terancam 20 Tahun Penjara

Pasangan suami istri di perbatasan Papua New Guinea-Papua, terancam 20 tahun penjara dan denda ratusan juta rupiah.

Editor: N Anastasia
Tribun-Papua.com/Istimewa
Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua menangkap pasangan suami istri (pasutri) inisial GZ dan MP lantaran diduga sebagai pemilik ladang ganja di Distrik Waris, Kabupaten Keerom. 

TRIBUNKALTARA.COM - Pasangan suami istri di perbatasan Papua New Guinea-Papua, terancam 20 tahun penjara dan denda ratusan juta rupiah.

Hal itu dikarenakan ia memiliki ladang ganja di sekitar rumahnya.

Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal pasal 111 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara, serta denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp. 10 miliar," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, dalam rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Senin (7/2/2022).

Baca juga: Bukan Bensin dan Listrik, Tak Disangka Mobil Pertama Digerakkan dengan Tenaga Ini, Simak Sejarahnya

Pasangan suami istri MP dan GZ ditangkap di Titik Nol Distrik Waris Kabupaten Keerom.

Diketahui, pasangan suami istri (pasutri) inisial GZ dan MP ditangkap di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Penangkapan bermula menyusul adanya informasi dari Warga terkait aktivitas tersebut.

Personel kepolisian lalu bergerak menuju ladang ganja di Kampung Titik Nol Distrik Waris.

"Setelah tiba di TKP personel melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap pelaku GZ dan MP  yang merupakan pasangan suami istri," ungkapnya.

 Hasil pemeriksaan, diketahui kedua pelaku mengaku memiliki ladang ganja tersebut.

"Anggota kami langsung bergerak ke ladang pertama ditemukan 15 pohon Ganja yang ditanam oleh pelaku MP di lahan seluas kurang lebih 50×50 meter," tutur Kamal.

Baca juga: Sudah Siapkan Lahan 3 Hektar, Dishub Kaltara Usulkan Pelabuhan Feri KTT Pindah Ke Bebatu

Selanjutnya anggota bergerak ke lokasi kedua yang berada di belakang rumah kedua pelaku.

"Di belakang rumah, personel temukam 4 pohon ganja dan 21 bungkus plastik bening ukuran besar yang berisikan daun ganja kering dan 1 bungkus plastik bening ukuran kecil yang berisikan biji ganja kering siap tanam."

Kedua pelaku lalu digelandang ke Kantor Ditresnarkoba Polda Papua guna proses hukum lebih lanjut. 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Pasutri Pemilik Ladang Ganja di Batas Negara PNG-Indonesia Terancam 20 Tahun Bui

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved