Berita Nunukan Terkini

Stok Vaksin Sinovac Kosong, Satgas Covid-19 Nunukan Minta Pasokan ke Dinkes Kaltara,

Stok vaksin jenis Sinovac di Nunukan, kosong sejak sepekan lalu. Satgas Covid-19 Nunukan minta pasokan vaksin Sinovac ke Dinkes Kaltara.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Jubir Satgas Covid-19 Nunukan, Sabaruddin 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Stok vaksin jenis Sinovac di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) kosong sejak sepekan lalu. Satgas Covid-19 Nunukan minta pasokan vaksin Sinovac ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara.

Sebelumnya, Jubir Satgas Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy, meminta kepada 5 kabupaten/kota untuk menggencarkan vaksinasi.

Hal itu dikarenakan, ribuan vaksin Covid-19 Sinovac di Kaltara sudah mendekati tanggal expired date (ED) atau kedaluwarsa.

Baca juga: Vaksinasi Booster Dimulai Besok Rabu 12 Januari 2022,Satgas Covid-19 Kaltara Klaim Stok Vaksin Cukup

Pihaknya saat ini, sedang melakukan pendataan ulang untuk memastikan jumlah vaksin Sinovac yang mendekati tanggal kedaluwarsa pada pertengahan dan akhir bulan Maret ini.

Mendengar itu, Jubir Satgas Covid-19 Nunukan, Sabaruddin menyampaikan justru saat ini di Nunukan sudah tidak ada sama sekali vaksin Sinovac alias nihil. Sehingga pihaknya meminta pasokan vaksin Sinovac ke Dinkes Kaltara.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Tana Tidung Terus Melandai, Stok Vaksin Tersisa 3.660 Dosis

"Kalau di Nunukan stok Sinovac sudah habis. Sisa Pfizer ada sekira 70.000 dosis. Di GFK Dinkes Kaltara masih ada vaksin yang tersimpan. Karena kabarnya ada kabupaten yang vaksinnya lambat. Makanya kami minta jatahnya, daripada kedaluwarsa," kata Sabaruddin kepada TribunKaltara.com, Senin (07/03/2022), pukul 12.00 Wita.

Menurut Sabaruddin, permintaan pasokan vaksin Sinovac ke Dinkes Kaltara sesuai kemampuan daerah menghabiskan. Hal itu untuk menghindari adanya kedaluwarsa vaksin.

Vaksinasi massal di GOR Dwikora Nunukan, belum lama ini.
Vaksinasi massal di GOR Dwikora Nunukan, belum lama ini. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

"Jadi kami tidak asal meminta sekian. Kami himpun dulu data dari masing-masing Puskesmas, berapa kemampuan menghabiskan dalam waktu dua minggu untuk Sinovac. Kalau vaksin Pfizer itu kedaluwarsanya sampai bulan Juni nanti," ucapnya.

Lebih lanjut Sabaruddin sampaikan, saat dihubungi Dinkes Kaltara belum menyetujui berapa banyak vaksin Sinovac yang bisa didistribusikan ke Nunukan.

Baca juga: Vaksinasi di Nunukan Capai 65,79 Persen, Stok Vaksin 17 Ribu, Faskes Diminta Aktif Cari Sasaran

"Karena Dinkes Kaltara hitung dulu kesanggupannya dari sekian banyak yang kami minta. Katakanlah Sinovac piur untuk anak sekolah, maka kami butuh 15.000 dosis untuk dosis 1 dan dosis 2," ujarnya.

Lanjut Sabaruddin untuk dosis 1 anak sekolah saat ini baru 15.607 dosis atau 77,06 persen. Sedangkan dosis 2 saat ini baru 10.035 dosis atau 49,55 persen.

"Kami butuh 6 ribu dosis lagi untuk dosis 1 anak. Nah, kalau dosis dosis 2 kami butuh 10.000 lebih lagi. Sekarang ini lagi pembelajaran melalui Daring, makanya sedikit terhambat vaksinasi anak," tuturnya.

Berikut Laporan Progres Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Nunukan:

1. Anak-anak
a. Dosis 1: 15.607 dosis (77.06%)
b .Dosis 2: 10.035 dosis (49.55%)

2. SDM Kesehatan
a. Dosis 1: 2.057 dosis (116.02%)
b. Dosis 2: 2.006 dosis (113.02%)
c. Dosis 3: 1.579 dosis (89.06%)

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved