Berita Nunukan Terkini

Malaysia Buka Pintu Perbatasan Mulai 1 April 2022, Bupati Nunukan akan Sesuaikan Aturan Karantina

Bupati Nunukan Asmin Laura akan menyesuaikan aturan Satgas Covid-19 terkait karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di masa pandemi.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Bupati Nunukan Asmin Laura. Bupati Nunukan Asmin Laura akan menyesuaikan aturan Satgas Covid-19 terkait karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di masa pandemi. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Bupati Nunukan Asmin Laura akan menyesuaikan aturan Satgas Covid-19 terkait karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di masa pandemi.

Hal itu dia sampaikan mengingat Malaysia akan membuka Sempadan Negara atau pintu perbatasan negara pada 1 April 2022.

Baca juga: Februari ini Ratusan Calon PMI Ilegal Berhasil Dicegat Petugas, BP2MI Nunukan Ungkap Modus Baru

Menurut Laura, soal Malaysia yang akan membuka perbatasannya untuk turis asing pada April mendatang bukanlah suatu masalah yang serius.

"Tidak ada masalah bagi daerah kalau nanti Sempadan Negara dibuka. Karena selama dua tahun Malaysia lockdown, Nunukan sering menerima deportasi PMI ( Pekerja Migran Indonesia ) dan repatriasi WNI termasuk pelajar," kata Asmin Laura kepada TribunKaltara.com, Minggu (13/03/2022), pukul 13.00 Wita.

Laura mengaku instansi pemerintah daerah dan vertikal terkait PMI atau WNI di Nunukan sudah terlatih dengan konsep penerimaan deportasi ataupun repatriasi dari Malaysia.

"Sehingga bagaimana penerapan protokol kesehatan nantinya bagi pelaku perjalanan luar negeri, saya pikir kita sudah terbiasa," ucapnya.

Meski begitu soal karantina bagi PPLN yang tiba di Nunukan, Laura menuturkan pihaknya masih menunggu aturan Satgas Covid-19 terkait hal itu.

"Nanti kita akan melihat aturan Satgas Covid-19 yang terbaru soal protokol kesehatan PPLN pada masa pandemi. Jadi kami menyesuaikan saja," ujarnya.

Untuk saat ini, Laura akui belum mengetahui apakah nanti PPLN yang tiba di Nunukan harus menjalani masa karantina atau tidak.

Lantaran, Pemerintah Malaysia juga mengeluarkan kebijakan agar tidak perlu melakukan karantina terhadap setiap kedatangan.

Tapi tetap diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR maksimal dua hari sebelum keberangkatan dan tes Antigen dalam 24 jam setelah kedatangan yang dilakukan di bawah supervisi ahli.

Baca juga: Swab Antigen Puluhan Calon PMI Diduga Ilegal Positif Covid-19, 400 Orang Dibawa ke Rusunawa Nunukan

"Untuk saat ini kami belum tahu pasti, karena aturan Satgas Covid-19 memang selalu berubah sesuai dengan kondisi di lapangan dan kebijakan dari pusat," ujarnya.

Lanjut Laura,"Kita tunggu aja pasti ada aturannya. Sekarang yang lagi diujicoba di Bali yakni WNA masuk tanpa karantina. Nah, kalau di Nunukan beda kondisi, otomatis beda juga aturannya," tambahnya.

Belum lama ini Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yakoob mengumumkan dalam pidato nasional bahwa akan membuka perbatasannya untuk turis asing mulai Jumat, 1 April 2022.

Tak hanya Sempadan Negara yang dibuka, Kerajaan Malaysia juga bersiap untuk transisi dari pandemi Covid-19 ke fase endemi.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved