Berita Kaltara Terkini

Kemenag Keluarkan Logo Halal Baru, Kanwil Kemenag Kaltara Saifi Sebut yang Lama Masih Berlaku

Pihak Kementerian Agama telah mengeluarkan logo sertifikat halal yang baru. Logo dari Kemenag ini memiliki desain yang berbeda.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, Saifi 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pihak Kementerian Agama telah mengeluarkan logo sertifikat halal yang baru.

Logo dari Kemenag ini memiliki desain yang berbeda dengan logo halal yang selama ini beredar yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

Kepada TribunKaltara.com, Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, Saifi mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait adanya logo sertifikat halal yang baru.

Baca juga: Sertifikasi Halal Sudah Jadi Kewenangan Pemerintah, Wakil Ketua MUI Kaltara Syamsi Sarman Minta Ini

"Tentu kita akan mensosialisasikan kepada kantor Kemenag di kabupaten kota dan juga pelaku UMKM yang akan mengajukan," kata Saifi, Jumat (18/3/2022).

Saifi menjelaskan, banyak dari pelaku UMKM yang hendak mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikasi halal.

Baca juga: Baru Tiga Pelaku Usaha yang Ajukan Sertifikasi Halal di Kantor Kementeriang Agama Tana Tidung

"Untuk UMKM yang ingin mendapatkan itu lumayan agak banyak di Kaltara," ujarnya.

"Karena memang masih banyak yang belum, makanya kami mendukung masyarakat mendapatkan sertifikat sesuai ketentuan yang ada," sambungnya.

Rumah Usaha Kecil dan Menengah Kalimantan Utara (RumahKU) melaksanakan kegiatan pelatihan bagi pelaku UMKM bertempat di Rumah Aktif UMKM, Tanjung Selor, Minggu (13/2/2022).
Kegiatan pelatihan mengenai foto produk ini diikuti oleh puluhan peserta pelaku usaha yang berasal dari wilayah Kota Tanjung Selor.(TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI)
Rumah Usaha Kecil dan Menengah Kalimantan Utara (RumahKU) melaksanakan kegiatan pelatihan bagi pelaku UMKM bertempat di Rumah Aktif UMKM, Tanjung Selor, Minggu (13/2/2022). Kegiatan pelatihan mengenai foto produk ini diikuti oleh puluhan peserta pelaku usaha yang berasal dari wilayah Kota Tanjung Selor.(TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI) ((TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI))

Terkait pelaku UMKM yang kini masih menggunakan logo lama dari MUI, Saifi menjelaskan, penggunaan logo tersebut masih diperbolehkan.

Sepanjang belum ada ketentuan terbaru dari pihak Kemenag.

Baca juga: Terima 300 Permohonan Halalisasi Produk Makanan dari 2 Daerah, MUI Kaltara Beber Kendala di Nunukan

"Nanti kita tunggu, apakah yang lama ditarik kembali atau bagaimana, yang jelas kalau mereka pegang yang lama tidak masalah masih dipakai dulu," ujarnya.

"Jadi sebelum ada ketentuan terbaru silakan dipakai dulu," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved