Berita Kaltara Terkini

Sisa Rp 51,5 Miliar, PN Tanjung Selor Sudah Cairkan Rp 758 Juta untuk Konsinyasi PN Tanjung Selor

Sisa Rp 51,5 miliar, PN Tanjung Selor sudah cairkan Rp 758 juta untuk konsinyasi KBM Tanjung Selor.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Jubir PN Tanjung Selor, Miftah Holis Nasution, saat ditemui di PN Tanjung Selor, Jumat (25/3/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Sisa Rp 51,5 miliar, PN Tanjung Selor sudah cairkan Rp 758 juta untuk konsinyasi KBM Tanjung Selor.

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bulungan telah menyelesaikan proses sertifikasi lahan di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor.

Pihak BPN mengatakan, proses sertifikasi dapat dilakukan kendati proses konsinyasi atau penitipan uang masih berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor.

Baca juga: Gara-gara Borgol, Perlakuan Polisi Saat Gelar Kasus Doni Salmanan dan Indra Kenz Disorot Warganet

Jubir PN Tanjung Selor, Miftah Holis Nasution menyampaikan, terkait konsinyasi pengadaan lahan KBM Tanjung Selor, hingga Maret 2022 pihaknya telah mencairkan dana hingga Rp10 miliar lebih dari total dana yang dititipkan sebesar Rp 61 miliar lebih.

"Hingga 25 Maret 2022 ada pencairan sebesar Rp10.345.968.120 dari yang dititipkan sebesar Rp61.921.226.000," kata Miftah Holis Nasution, Jumat (25/3/2022) ditemui di PN Tanjung Selor.

"Jadi sisa yang ada di PN sebesar Rp51.575.257.880," terangnya.

Khusus untuk di tahun 2022 atau sejak bulan Januari hingga Maret, Miftah Holis menyampaikan, pihak PN telah mencairkan Rp758.357.000 terkait konsinyasi KBM Tanjung Selor.

Pihaknya menyampaikan, sudah tidak ada lagi proses keberatan atas nilai ganti rugi terkait pengadaan lahan untuk KBM Tanjung Selor.

Mengingat, Peraturan MA No. 2 tahun 2021 telah mengatur bahwa keberatan di pengadilan, dapat diajukan paling lama 14 hari setelah tanggal dilaksanakannya musyawarah penetapan ganti kerugian.

Terkait masyarakat yang hendak mencairkan dana ganti kerugian terkait lahan yang dibebaskan untuk KBM.

Baca juga: Angka Pernikahan di Kabupaten Tana Tidung Terkecil se Kaltara, Begini Alasannya

Miftah Holis mengatakan, masyarakat dapat menyerahkan surat pengantar dari BPN Bulungan ke pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) PN Tanjung Selor untuk nantinya diurus terkait pencairan dananya.

"Warga yang mendapat ganti kerugian atas pengadaan tanah di KBM, dapat mengajukan pencairan dananya ke PN Tanjung Selor, dengan membawa surat pengantar dari BPN Bulungan," ujarnya.

"Nanti dari pengantar itu dilaporkan ke bagian PTSP PN Tanjung Selor, setelah itu nanti akan diarahkan ke BTN Cabang Tanjung Selor untuk pencairan dananya," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved