Berita Nunukan Terkini

Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran, Capaian Vaksinasi Dosis Ketiga di Kabupaten Nunukan Meningkat

Capaian booster atau vaksinasi dosis ketiga di Nunukan, Kalimantan Utara meningkat signifikan.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Bupati Nunukan Asmin Laura menerima vaksin booster di lantai 1 Kantor Bupati Nunukan, belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Capaian booster atau vaksinasi dosis ketiga di Nunukan, Kalimantan Utara meningkat signifikan.

Hal itu terjadi selang beberapa hari setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa booster sebagai syarat untuk masyarakat yang ingin mudik Lebaran Idul Fitri 2022.

Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers melalui Daring pada Rabu (23/03/2022).

Baca juga: Pejabat Tak Diperbolehkan Open House Saat Idul Fitri, Vaksin Booster Jadi Syarat untuk Mudik

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan. Dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ucap Jokowi dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Mendengar itu, Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Nunukan, Sabaruddin mengaku ucapan Presiden Jokowi merupakan kabar baik bagi percepatan vaksinasi Covid-19.

Pasalnya, permintaan booster meningkat cukup signifikan dari sebelumnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Kabupaten Tana Tidung Capai 77,40 Persen, Booster Masih 10,70 Persen

"Sejak Presiden Jokowi katakan itu, peningkatan vaksinasi booster di Nunukan cukup signifikan. Kalau sebelumnya itu bisa sampai 2 bulan baru capai 5 persen. Sekarang ini 3 sampai 4 persen bisa kita capai hitungan hari," kata Sabaruddin kepada TribunKaltara.com, Senin (28/03/2022), pukul 12.30 Wita.

Untuk sementara ini capaian vaksinasi di Kabupaten Nunukan untuk dosis pertama sudah mencapai 87,9 persen atau 137.386 dosis.

Selanjutnya untuk dosis 2 mencapai 107.792 dosis atau 69,0 persen. Sedangkan dosis 3 mencapai 10.380 dosis atau 6,6 persen.

"Meski sudah capai 6,6 persen, angka capaian booster di Nunukan sekarang masih jauh. Sebenarnya yang kami kejar targetnya itu dosis 1 dan 2. Tapi dengan adanya pernyataan Presiden itu, bukan saja jadi target pemerintah, melainkan masyarakat juga ngejar target booster biar bisa mudik lebaran," ujarnya.

Kegiatan vaksinasi massal di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, belum lama in
Kegiatan vaksinasi massal di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, belum lama in (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

Sabaruddin menuturkan bahwa dirinya yakin bahwa bulan Ramadan hingga jelang lebaran nanti vaksinasi booster di Nunukan melonjak naik.

Apalagi kata dia, kegiatan vaksinasi tetap berjalan normal di bulan puasa ini.

"Saya yakin Ramadan sampai lebaran nanti, permintaan booster melonjak tinggi. Bulan puasa kami siap layani vaksinasi untuk masyarakat. Andaikan 24 jam sekalipun kami siap. Tinggal nanti kami siapkan SDM untuk dibagi per shift," tuturnya.

Saat ini, kegiatan vaksinasi baik di Faskes (Puskesmas), pintu masuk pelabuhan, maupun tingkat kewilayahan tetap berjalan seperti biasanya.

Bahkan beber Sabaruddin, TNI-Polri juga ikut membantu pelaksanakan kegiatan vaksinasi di beberapa titik keramaian seperti Alun-alun.

Baca juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Pelayanan Vaksinasi di Pelabuhan Speedboat Malinau Ramai Peminat

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved