Berita Tana Tidung Terkini

Sudah 1.534 Wajib Pajak di Kabupaten Tana Tidung Melaporkan SPT, Tak Lapor Ada Sanksi Administrasi

Hingga Rabu (30/3/2022) kemarin, sebanyak 1.534 Wajib Pajak di Kabupaten Tana Tidung yang telah melaporkan SPT.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-KPP Pratama Tanjung Redep
Kasi Pengawasan VI KPP Pratama Tanjung Redep Ratna Mutia bersama Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, dalam kegiatan Pekan Panutan di Ruang Rapat Bupati beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Hingga Rabu (30/3/2022) kemarin, sebanyak 1.534 Wajib Pajak di Kabupaten Tana Tidung yang telah melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).

Kepala KKP Pratama Tanjung Redep, Mu'alif melalui Kasi Pengawasan VI Ratna Mutia menyebutkan, dari 1.534 WP itu terdiri dari 1.431 orang pribadi karyawan, 69 orang pribadi karyawan, dan 34 Badan.

"Sebanyak 1.145 merupakan pelaporan SPT dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.

Baca juga: Selamat, Pemain Drama Vagabond, Lee Seung Gi Terima Penghargaan Sebagai Wajib Pajak Teladan

Namun, setidaknya terdapat 155 ASN Pemda yang masih belum melakukan pelaporan SPT," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (31/3/2022)

Dia berharap, WP orang pribadi yang belum melaporkan SPT dapat segera melaporkan SPTnya.

Mengingat, hari ini merupakan batas waktu bagi WP lakukan pelaporan SPT.

Baca juga: BPKPAD Tarakan Catat, Tunggakan Wajib Pajak Sisa Rp 48 Miliar, Proses Penagihan Libatkan Kejaksaan

"Jadi kita imbau WP yang belum lapor SPT segera lapor. Tentu ini untuk menghindari terbitnya sanksi administrasi sesuai UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan," katanya

Sementara itu dia sampaikan, tingkat kepatuhan WP di Tana Tidung dalam membayar dan melaporkan pajak terus meningkat dari tahun ke tahun.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, saat foto bersama jajaran Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung Redeb, beberapa waktu lalu
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, saat foto bersama jajaran Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung Redeb, beberapa waktu lalu (TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Humas KTT)

Namun demikian, masih terus perlu dilakukan upaya-upaya pengawasan, edukasi, dan publikasi, untuk mengoptimalkan kepatuhan pembayaran dan pelaporan pajak tersebut.

"Terutama di kalangan UMKM dan Bendahara Pemerintah," imbuhnya.

Baca juga: Kepala KPP Pratama Tanjung Redeb Sebut, Kepatuhan Wajib Pajak KTT Triwulan III 2021 Capai 95 Persen

Dia menambahkan, pihaknya terus berusaha mengoptimalkan upaya tersebut, agar kepatuhan WP di Tana Tidung terus meningkat.

Sehingga penerimaan pajak dari Kabupaten Tana Tidung juga terus meningkat dan dapat mendukung pembangunan di Kabupaten Tana Tidung, baik fisik maupun nonfisik.

"Kalau untuk sektor yang menyumbang penerimaan pajak terbesar di Tana Tidung itu Perkebunan kelapa sawit.

Baca juga: Mudahkan Wajib Pajak, Bupati Nunukan Asmin Laura Resmikan Bapak Tiri Hebat, Berikut Keunggulannya

Kemudian dari pertambangan dan penggalian, administrasi pemerintahan, konstruksi, ada juga dari perdagangan," terangnya.

(*)

Penulis: Risnawati 

Sumber: Tribun Kaltara
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved