Berita Kaltara Terkini

Selama Puasa Ramadan, Jam Belajar Siswa Tingkat SMA dan SMK di Kaltara tak Berubah

Pihak Disdikbud Kaltara mengungkapkan tidak ada perubahan jam belajar untuk sekolah tingkat SMA/SMK di Kaltara semasa bulan Ramadan

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Kepala Disdikbud Kaltara, Teguh Henri Sutanto, ditemui di Gedung Gadis, Tanjung Selor 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pihak Disdikbud Kaltara mengungkapkan tidak ada perubahan jam belajar untuk sekolah tingkat SMA dan SMK di Kaltara semasa bulan Ramadan.

Kepala Disdikbud Kaltara, Teguh Henri Sutanto mengatakan, jam belajar tetap menggunakan pola enam jam pelajaran.

Adapun untuk kapasitas murid, Teguh menyampaikan, dengan kasus Covid-19 yang mulai melandai maka, kapasitas siswa saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di kelas dapat dimaksimalkan.

Baca juga: Awal Ramadan Pelajar SD & SMP di Bulungan Tak Libur, Jam Belajar Dikurangi, Ini Alasan Disdikbud

"Harapan saya tetap masuk seperti biasa, jam belajar tetap dengan pola enam jam pelajaran," kata Teguh Henri Sutanto, Senin (4/4/2022).

"Enam jam pelajaran itu, jadi satu jam pelajaran 45 menit, mungkin sekitar 4 jam lebih sehari, dan untuk siswa 100 persen," ungkapnya.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di SMPN 2 Malinau Telah Dilakukan, Jam Belajar dan Upacara Dikurangi

Teguh menuturkan, kapasitas siswa dalam PTM mencapai 100 persen dilakukan agar tidak terjadi learning loss bagi siswa.

Selain itu, keluhan selama belajar daring kerap disampaikan oleh orang tua murid ataupun para siswa sendiri, karena itu pihaknya memutuskan PTM dengan kapasitas maksimal.

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan di SMAN 1 Tanjung Palas Barat, Desa Long Beluah, Senin (8/11/2021)
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan di SMAN 1 Tanjung Palas Barat, Desa Long Beluah, Senin (8/11/2021) (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Dan kami instruksikan semua wajib masuk, karena kalau daring mereka terlalu jenuh, jadi kami perintahkan semua masuk," tuturnya.

Terkait program pembelajaran di bulan Ramadan, Teguh juga berharap, tiap sekolah dapat menggelar kegiatan pembelajaran yang mendidik keimanan siswa seperti halnya pesantren kilat.

Baca juga: Mulai Jumat 18 Maret 2022, Dinas Pendidikan Bulungan Buka PTMT Sekolah di 10 Kecamatan

"Kesempatan di bulan Ramadan itu untuk meningkatkan keimanan dan ibadah mereka sehingga membentuk pendidikan karakter," harapnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved