Berita Bulungan Terkini

Syarat Mudik Lebaran Harus Vaksin Booster, Kalau Belum Hal Ini yang Harus Dilakukan

Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2022 yang mengatur kriteria pelaku perjalanan dalam negeri.

Penulis: - | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Ilustrasi berbagai jenis botol dosis vaksin yang tersedia di Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan Kamis (31/3/2022) 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2022 yang mengatur kriteria pelaku perjalanan dalam negeri selama masa pandemi Covid-19 danarus mudik lebaran.

Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bulungan, dr. Velix Toding Sima mengatakan, dengan adanya peraturan tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat Bulungan untuk segera vaksinasi dosis ketiga (booster).

Baca juga: Jadwal Vaksinasi Booster di Malinau Hari ini, Ada  Vaksin Anak Usia 12-17 Tahun, Ini Persyaratannya

"Untuk pelaku perjalanan yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR  3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan, kemudian yang belum vaksin dosis tiga segera kunjungi puskesmas terdekat maupun pos Dinkes,” ungkapnya Senin (4/4/2022) via handphone.

Ilustrasi berbagai jenis botol dosis vaksin yang tersedia di Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan Kamis (31/3/2022)
Ilustrasi berbagai jenis botol dosis vaksin yang tersedia di Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan Kamis (31/3/2022) (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

Menurut velix, bagi para pelaku perjalanan yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

“Kalau pelaku dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan,” ucapnya.

Baca juga: Mudik Dibolehkan, Wapres Beri Kemungkinan Vaksin Booster Untuk Syarat Perjalanan, Tak Pakai Tes PCR

Sementara itu, kata Velix, kebijakan ini tidak berlaku bagi pelaku perjalanan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau antigen.

"Tetapi, ini wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat," ucapnya.

(*)

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved