Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

Bulan Ramadan Covid-19 di Kabupaten Tana Tidung Turun Drastis, Hanya Sisa 4 Kasus

Memasuki Bulan Ramadan, tren kasus Covid-19 di Tana Tidung turun drastis. Pertanggal 5 April 2022 kemarin, tidak ada penambahan kasus harian

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tana Tidung beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Memasuki Bulan Ramadan, tren kasus Covid-19 di Tana Tidung turun drastis.

Pertanggal 5 April 2022 kemarin, tidak ada penambahan kasus harian di Kabupaten Tana Tidung.

Sementara itu dihari yang sama, terdapat satu orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Baca juga: Beda Bantuan Subsidi Upah Pekerja dan BLT Minyak Goreng, Cair April Ini dan Cek Cara Mendapatkannya

Sehingga, total kasus aktif Kabupaten Tana Tidung tersisa 4 kasus, yang seluruhnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Tidung, Hanna Juniar mengatakan, kasus sembuh di Tana Tidung jauh lebih meningkat dibanding kasus harian Covid-19.

"Lebih banyak yang sembuhnya daripada kasus baru kita. Kasus aktif kita sisa 4 kasus, yang dirawat di RSUD (Akhmad Berahim) juga sudah tidak ada," katanya.

Baca juga: 10 Kasus Aktif Covid-19 Dirawat di RSUD, Berikut Rincian Capaian Vaksinasi Virus Corona di Malinau

Meski begitu, dia mengimbau masyarakat Tana Tidung tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Terutama memakai masker saat beraktivitas di luar rumah," imbaunya.

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tana Tidung beberapa waktu lalu.
Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tana Tidung beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI)

Lebih lanjut, pihaknya akan terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19, terutama bagi kategori peserta yang masih dibawah target, salah satunya kategori lansia.

Yang mana, antara dosis pertama dan kedua memiliki Gab yang cukup jauh.

Baca juga: Puluhan Kasus Aktif Virus Corona Sembuh, Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Malinau Tembus 90 Persen

Pertanggal 4 April 2022 lalu, vaksinasi dosis pertama bagi Lansia telah mencapai 87,51 persen. Namun, yang telah menerima dosis kedua baru 56 persen.

"Rata-rata harus drop out (pengulangan vaksinasi), karena Gapnya terlalu jauh," terangnya.

(*)

Penulis: Risnawati

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved