Mutiara Ramadan

Ramadan Bulan Jihad, Produktivitas Harus Meningkat

Tidak sedikit orang yang menjadikan puasa sebagai alasan bermalasan. Padahal Bulan Suci Ramadan adalah bulan jihad.

Editor: Amiruddin
HO/Herman Aisa Pabittei
Herman Aisa Pabittei 

Oleh : Herman Aisa Pabittei, S.Ag

(Pelaksana Penyusun Bahan Penerbitan Dakwah pada Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Tarakan)

TRIBUNKALTARA.COM - Tidak sedikit orang yang menjadikan puasa sebagai alasan bermalasan.

Sehingga produktifitas pun turun. Padahal Bulan Suci Ramadan adalah bulan jihad.

Memaknainya, kita harus memiliki niat dan semangat jihad. Produktifitas mestinya justru meningkat.

Ramadan dikenal dengan banyak nama. Syahrush shiyam. Syahrush shabr. Syarul Qur’an. Juga syahrul jihad, bulan jihad.

Mengapa Disebut Bulan Jihad

Mengapa Bulan Suci Ramadan disebut bulan jihad? Karena banyak jihad dan kemenangan yang diraih kaum muslimin pada Bulan Suci Ramadan.

Simaklah kembali perang Badar. Ia terjadi pada Bulan Suci Ramadan bertepatan dengan tahun diwajibkannya Puasa Ramadhn, yakni tahun 2 H. 313 pasukan Islam berhasil mengalahkan 1000 pasukan kafir Quraisy yang bersenjatakan lengkap.

Kemenangan gemilang pertama yang diraih Umat Islam ini kemudian menjadi penguat eksistensi kaum muslimin di Madinah dan pembuka bagi kemenangan-kemenangan Islam berikutnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved