Mutiara Ramadan

Hakikat dan Keutamaan Sabar

Mengapa Ramadhan disebut bulan kesabaran? Karena ibadah utama di bulan ini adalah puasa dan puasa adalah separuh kesabaran.

Editor: Amiruddin
Dok Pribadi Herman Aisa Pabittei
Herman Aisa Pabittei, S.Ag, Pelaksana Penyusun Bahan Penerbitan Dakwah Pada Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Tarakan. 

Oleh : Herman Aisa Pabittei, S.Ag

(Pelaksana Penyusun Bahan Penerbitan Dakwah pada Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Tarakan)

TRIBUNKALTARA.COM - Salah satu nama Ramadhan adalah syahrush shabr. Bulan kesabaran. Mengapa Ramadhan disebut bulan kesabaran? Karena ibadah utama di bulan ini adalah puasa dan puasa adalah separuh kesabaran.

Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda :

“Puasa itu separuh kesabaran” (HR. Tirmidzi)

Dengan puasa, kaum muslimin dididik untuk bersabar. Menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Ada makanan, tidak dimakan. Ada minuman, tidak diminum. Padahal makanan itu milik sendiri. Minuman itu milik sendiri. Ia menahan diri tidak mengkonsumsinya.

Demikian pula, istri cantik. Pasangan yang halal. Namun ia menahan diri tidak mencampurinya karena sedang puasa.

Demikian pula menahan diri dari mengumpat, dari marah. Meskipun ia dipancing-pancing orang, dijawabnya “innii shoimun”, sesungguhnya aku sedang berpuasa.

Menahan diri inilah bagian dari pendidikan kesabaran yang Allah Subehanahu Wa Ta’ala canangkan melalui puasa. Dan Allah Subehanahu Wa Ta’ala telah menyediakan banyak keutamaan untuk orang-orang yang sabar.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved