Berita Bulungan Terkini

Pemkab Bulungan Targetkan APBD 2023 Dapat Meningkat Jadi Rp 1,3 Triliun, Ini Penjelasan Bupati

Pemkab Bulungan terus berupaya untuk meningkatkan APBD)  tahun 2022 yang diusulkan dapat mencapai Rp1,3 triliun atau Rp100 miliar.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Bupati Bulungan Syarwani 

TRIBUNKALTARA.COM,BULUNGAN- Pemkab Bulungan terus berupaya untuk meningkatkan APBD)  tahun 2022 yang diusulkan dapat mencapai Rp1,3 triliun atau Rp100 miliar dari APBD tahun 2022 sebesar Rp 1,2 Triliun.

Bupati Bulungan Syarwani mengungkapkan, pihaknya optimis APBD di tahun 2002 meningkat, karena secara makro pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan proyeksikan akan  meningkat pada 2023 mendatang.

"Pertumbuhan ekonomi pada 2022 ini Bulungan mencapai 4,91 persen. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2023 mencapai 5,20 persen," ucapnya Senin (18/4/2022).

Baca juga: Angka Pengangguran Dipastikan Bertambah, Struktur Ekonomi Malinau Disebut Tertumpu pada APBD

Di sisi lain, indikator tingkat kemiskinan pada tahun 2022 ini mencapai 9,60 persen. Sedangkan target pada tahun 2023 bisa di angka 8,80 persen.

“Selain itu untuk indikator berupa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga, yang kita target pada 2022 berada di 71,82 persen. Dengan harapan pryeksi kita di 2023 berada di angka 71,86 persen,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kata Syarwani ada dua indikator lain dalam proyeksi ekonomi makro tahun 2023 di Bulungan, yakni Tingkat Pengguran Terbuka (TPT).

Baca juga: Porsi Belanja Pegawai Dalam APBD Besar, Apakah Pengaruhi TPP ASN? Ini Jawaban BKAD Kaltara

"Dari target 4,28 persen pada 2022 ini, diproyeksikan pada 2023 mencapai angka 4,11 persen. Lalu untuk indikator Gini Ratio, pada 2022 ini ditarget 0,323 dan diproyeksi pada 2023 angkanya menjadi 0,318," ujarnya.

Agenda pembangunan secara umum sendiri, Syarwani menyebut ada sebanyak 15 program prioritas Bulungan sepanjang 2021- 2024 yang akan menjadi fokus untuk peningkatan pembangunan secara umum.

Termasuk dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi Bulungan di tengah masa pandemi yang masih berlangsung.

Penyerahan SK Pensiun PNS oleh Bupati Bulungan di Gedung Serbaguna Lantai II BPKSDM, Kamis (24/2/2022). (TribunKaltara.com / Georgie Sentana Hasian Silalahi)
Penyerahan SK Pensiun PNS oleh Bupati Bulungan di Gedung Serbaguna Lantai II BPKSDM, Kamis (24/2/2022). (TribunKaltara.com / Georgie Sentana Hasian Silalahi) (TribunKaltara.com / Georgie Sentana Hasian Silalahi)

“Berbagai agenda kita susun untuk merealisasikan sejumlah target. Tentunya yang juga bisa kita lakukan adalah optimalisasi PAD (Pendapatan Asli Daerah),” ucapnya.

Di sisi lain, Syarwani menambahkan, pada tahun 2023 nantinya perlu adanya efisiensi anggaran, supaya dapat mengakomodir program yang telah ditetapkan melalui RPJMD Bulungan Tahun 2021 – 2026.

Baca juga: Diduga Korupsi Dana APBDes, Kejari Nunukan Tetapkan 3 Aparatur Pemdes Samaenre Semaja jadi Tersangka

"Termasuk di dalamnya 15 program prioritas yang wajib diutamakan itu. Langkah strategis lainnya, kita juga perlu membangun sinergitas untuk implementasi program mitra Bulungan berdaulat, dengan dunia usaha, untuk tambahan pembiayaan melalui program CSR,” ucapnya.

Sementara itu, tema pembangunan tahun 2023 kata Syarwani adalah peningkatan kualitas SDM unggul sebagai penggerak pembangunan kedaulatan pangan.

"Di mana 2023 diarahkan pada penguatan kapasitas SDM baik secara kualitas dan kuantitas, perbaikan pada aspek infrastruktur dan sarana prasarana pendukung yang dapat meningkatkan SDM unggul serta terampil menjadi aset daerah yang berimplikasi pada daya saing,” ucapnya.

(*)

Penulis: Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved